Apa yang Salah dengan Bendera Tauhid??? - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, August 23, 2019

Apa yang Salah dengan Bendera Tauhid???




Oleh: Mochamad Efendi


Sungguh heran, sebagian orang mengaku beragama Islam tapi takut dan alergi dengan bendera tauhid. Tidakkah mereka tahu apa yang tertulis di bendera tauhid adalah dua kalimat syahadat yang mereka ucapkan saat mereka memutuskan masuk Islam. Dua kalimat itu juga diucapkan dalam setiap sholat kita sebagai seorang Muslim. Wah, jangan jangan mereka tidak pernah memahami dengan ucapan persaksiannya. Atau mereka hanya KTPnya Islam tapi pada hakekatnya mereka bukan Islam karena mereka lebih cinta pada sekulerisme dan lebih takut kepada ajaran Islam dari pada marxisme, ajaran komunis.

Bendera tauhid adalah simbol pemersatu umat, jadi wajar jika musuh umat Islam akan merasa gerah dan takut jika umat bersatu dalam panji bendera tauhid. Persatuan umat adalah kekuatan yang tidak terbendung dan akan mengantarkan tegaknya sistem Islam yang akan menerapkan Islam secara kaffah. Cahaya Islam akan menyinari kehidupan umat sehingga Islam menjadi rahmat bagi seluruh alam. Kehidupan Islami yang kita cita-citakan akan terwujud.

Orang-orang dzalim pasti tidak senang jika umat Islam bersatu dan sistem Islam tegak di muka bumi ini karena kedzaliman akan musnah dan keadilan akan tegak dalam sistem Islam. Dalam sistem Islam, kecurangan tidak dapat tempat dan yang curang pasti akan kalah dan tidak dapat hati ditengah umat. Kekuasaan di tangan umat dan kedaulatan di tangan syara'. Keadilan hukum untuk semua orang bukan hanya milik segelintir orang yang punya kuasa

Negara penjajah asing juga tidak akan suka jika Islam tegak karena mereka tidak akan lagi bisa mengeruk kekayaan negeri Muslim. Sumber kekayaan alam akan dikelola sendiri dan diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat. Segala bentuk penjajahan tidak bisa diterima dan harus dimusnahkan dari muka bumi. Utang luar negeri yang dijadikan sebagai alat oleh negara asing-aseng untuk menjerat negeri muslim akan diselesaikan secara tuntas. Negara kuat dan mandiri akan melindungi rakyat dari berbagai ancaman. Umat Islam akan terbebas dari berbagai bentuk penindasan dan perlakuan yang tidak manusia dari rezime dzalim yang anti Islam.

Sungguh, semakin terlihat kebencian mereka dari kata-kata mereka yang tidak menyukai bendera tauhid. Remaja yang suka dengan bendera tauhid dan dengan bangga mengibarkan sebagai bukti cinta mereka pada agamanya dicurigai dan diinvestigasi. Bahkan seorang anggota perwira TNI, Enzo terancam dipecat gara-gara kedapatan membawa bendera tauhid di facebooknya. Sungguh aneh negeri yang mayoritas beragama Islam pemimpinnya phobia pada ajaran Islam dan simbol pemersatu umat. Seseorang dianggap anti pancasila dan NKRI hanya karena mengibarkan bendera tauhid.

Benar kata ustad Abdul Somad bahwa mereka yang anti pancasila adalah mereka yang anti Tuhan, bukan yang bangga dengan Islam karena pancasila berdiri diatas ketuhanan Yang Maha Esa.  Yang anti Tuhan adalah komunis bukan mereka yang mensyiarkan  ajaran Islam. Ajaran Islam tidak bertentangan dengan pancasila karena Islam hanya mengakui satu Tuhan, Allah. Jadi ajaran komunis yang tidak sesuai dengan pencasila.

Bendera tauhid merupakan bentuk manifestasi dari keyakinan Tuhan Yang Maha Esa. Negara wajib menjamin keyakinan ini. Aqidah kokoh yang dimiliki dari seorang Muslim akan memunculkan rasa bangga pada bendera tauhid karena bendera ini adalah simbol dari inti ajaran Islam. Jadi wajar jika mengakui Islam sebagai pilihan agama, akan melakukan persaksian dua kalimat syahadat tidak hanya dalam ucapan tapi juga juga tertanam dalam dada dan terinternalisasi dalam keyakinannya yang terdalam.

Bendera tauhid bukan bendera negara Arab atau bendera negara lain. Walaupun ada kemiripan tapi sangat berbeda. Bendera Arab hanya bisa menyatukan bangsa Arab, tapi bendera tauhid akan menyatukan umat diseluruh dunia karena mereka disatukan dengan aqidah dan cita-cita yang sama.

Bendera tauhid juga bukan bendera HTI seperti yang dipikirkan banyak orang. Bendera tauhid adalah bendera Rasullulah yang mulai dilupakan oleh umat. Bahkan, musuh Islam mengkaitkan dengan radikalisme dan terorisme. HTI sebagai ormas Islam yang peduli dengan kebangkitan Islam berusaha keras memperkenalkan kembali bendera tauhid yang mulai ditinggalkan umat. Alhamdulilah usaha yang sungguh-sungguh mulai menuai hasil karena banyak umat sudah mulai mengenal dan berani serta bangga mengibarkannya di tengah arua deras Islamophobia yang sengaja dihembuskan oleh berbagai pihak yang tidak suka melihat kebangkitan Islam. Hidup ini pilihan dipihak mana kita memposisikan diri sebagai pihak yang bersama-sama memperjuangkan tegaknya sistem Islam atau pihak yang diam saja atau bahkan menghalang-halanginya. Yang pasti sistem Islam pasti akan tegak karena itu adalah janji Allah apapun usaha manusia untuk menghalang-halanginya.

Jadi mengibarkan bendera tauhid bukan kesalahan. Yang salah adalah mereka yang mengaku beragama Islam tapi takut dan alergi dengan simbol pemersatu umat Islam. Yang lebih mengherankan mereka tidak merasa terusik saat bendera komunis dikibarkan. Begitu juga, bendera LGBT dan sex bebas dibiarkan bebas berkibar untuk unjuk gigi sebagai bentuk kebebasan berekspresi.






No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here