MENGAWAL AKSI MAHASISWA UNTUK PERUBAHAN HAKIKI - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, September 23, 2019

MENGAWAL AKSI MAHASISWA UNTUK PERUBAHAN HAKIKI




Abu Farhana
Analis Senior LANSKAP

Aksi mahasiswa semakin masif di berbagai kota menuntut pemerintah mencabut draft  Rancangan Undang-Undang (RUU) Kitab Umum Hukum Pidana (KUHP), RUU Ketenagakerjaan, RUU Pertanahan, dan RUU Pemasyarakatan; serta mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, dan RUU Masyarakat Adat. Satu sisi aksi2 mahasiswa tersebut bagai "angin segar" atas kejumudan intelektual atas kondisi bangsa, akan tetapi patut dicermati pula mengapa baru saat ini mereka kompak beraksi.

Pertanyaan ini logis mengingat sebelumnya kalangan mahasiswa relatif pasif saat dugaan kecurangan, kezhaliman, kebrutalan rezim selama proses pemilu ramai diproteskan banyak pihak. Namun demikian selayaknya tetap kita apresiasi aksi perjuangan mereka. Meskipun sementara ini nampaknya arah perubahan yang diinginkan belum cukup mendasar hingga menyentuh pada pokok permasalahan.

Kembali pada judul tulisan ini, penting untuk mencermati bahwa dalam konstelasi politik liberal yang cenderung menghalalkan segala cara di era sekarang, meniscayakan adanya pembelokan arah pergerakan. Tidak menutup kemungkinan aksi masif mahasiswa hari ini,dibelokkan serta ditunggangi kepentingan pragmatis dari kalangan politik oportunis . Setidaknya belajar dari agenda reformasi yang mengantarkan kita sampai kondisi hari ini adalah faktual akan itu semua.

Untuk itu, izinkan saya berpesan kepada para aktivis perubahan termasuk mahasiswa yang hari ini bergerak menyuarakan ide atas nama kepentingan rakyat:
- Luruskan niat agenda ini di atas dan atas kesadaran kita untuk khidmat di jalan Allah SWT, semata untuk menggapai keridhaan-Nya.
- Oleh karenanya ikuti petunjuk Baginda Muhammad Saw dalam melakukan perubahan, agar mendapatkan pertolongan-Nya.
- Senantiasa sabar dan tawakkal penuh dalam setiap aktivitas meniti jalan panjang perubahan.
- Terpenting, siap berkorban yang terbaik di jalan perubahan ini.

Maka sikap teguh dan hati-hati dalam setiap agenda perubahan serta membersihkan pengaruh dari upaya pembusukan 'tangan-tangan kotor' sangat diperlukan untuk mengawal arus perubahan ini agar perubahan yang diperjuangkan tetap dalam trek yang benar dan mendasar pada akar persoalan, bukan sekedar lipstik pragmatisme sesaat. Selamat berjuang pemudaku!

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here