Ada Cahaya Terang Setelah Mendung Gelap - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, October 15, 2019

Ada Cahaya Terang Setelah Mendung Gelap


Febry Suprapto (Direktur Arroya Center)

Ada sejumlah problem berat pada tata sosial di negeri ini. Salah satunya tentang semakin maraknya kejahatan seksual. Baik terhadap perempuan dewasa, maupun anak-anak.

Para pelaku kejahatan tidak lagi punya rasa hormat kepada korbannya. Bagi mereka kaum perempuan hanyalah makhluk lemah dan objek pelampiasan hawa nafsu.  Hal tersebut seakan melengkapi anggapan dan perlakuan dunia bisnis yang menganggap perempuan sebatas "barang" bisnis atau pemanis barang dagangan.

Faktor lemahnya hukum turut memicu kian derasnya kejahatan kelamin ini. Hukuman bagi pelaku dinilai banyak kalangan tidak memberikan efek jera dan kurang berpihak kepada kaum perempuan. Hukuman bagi pelaku pelecehan seksual, pencabulan, atau perkosaan begitu ringan. Tidak memberikan efek jera.

Semua itu menjadi bukti, bahwa sekulerisme demokrasi dengan sistem dan hukum produk manusianya, tak berdaya membangun masyarakat yang bersih, berakhlak mulia, dan menjunjung nilai-nilai luhur. Sistem saat ini justru menjadi bagian dari pemicu dan sebab mendasar berbagai kejahatan seksual yang terjadi.

Selain itu, saat ini kita juga menghadapi krisis ketahanan keluarga yang mempengaruhi keharmonisan kehidupan pernikahan serta bangunan keluarga di masyarakat di seluruh dunia, termasuk di negeri ini. Perselisihan dan pertengkaran dalam kehidupan suami istri yang berujung perceraian menjadi lazim dan meluas. Demikian pula, peran keibuan semakin diremehkan. Ada epidemi kehancuran keluarga. Sesuatu yang sangat berbeda dengan kehidupan keluarga yang diamanahkan oleh Islam.

Kita tahu, bahwa kehidupan keluarga yang tidak harmonis dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya dapat menyebabkan gejolak emosional yang negatif bagi semua anggota keluarga serta dapat menghadirkan dampak yang menghancurkan untuk anak-anak dan anggota masyarakat. Karena itu penting sekali memberikan perhatian yang serius untuk mengatasi krisis keluarga ini dan menyelamatkannya dari lubang kehancuran.

Umat sangat membutuhkan solusi tegas dan komprehensif untuk mengatasi krisis keluarga yang secara global terus menghantui dunia hari ini. Sudah seharusnya, para ulama dan aktivis dakwah menjadi bagian terdepan dalam memberi teladan dan nasihat bagaimana nilai-nilai dan hukum-hukum Sistem Pergaulan Islam dapat melindungi pernikahan, memelihara ketenangan dalam kehidupan perkawinan, meningkatkan status keibuan, dan membangun serta melestarikan kehidupan keluarga yang terpadu lagi kuat.

Para mubaligh perlu menjelaskan peran vital keunggulan penerapan sistem Islam dalam membangun, menguatkan, dan melindungi perkawinan dan struktur keluarga. Diharapakan, hal itu juga akan mendorong umat Islam dapat segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menyelamatkan keluarga dari kehancuran akibat rusaknya peradaban kapitalisme. Wallahu a'lam

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here