Setiap Kebijakan Anti Islam PASTI Berhadapan dengan Umat Pak Presiden! - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, October 29, 2019

Setiap Kebijakan Anti Islam PASTI Berhadapan dengan Umat Pak Presiden!


Mahfud Abdullah (Direktur Indonesia Change)

Kondisi Indonesia belakangan makin mengkhawatirkan. Rezim Jokowi yang berkuasa saat ini dianggap sebagian masyarakat cenderung menunjukkan anti Islam dan represif. Indikasi langsungnya adalah pencabutan BHP HTI.

Di lapangan, sebagaimana yang dilaporkan banyak elemen umat, pelarangan-pelarangan terhadap pengajian, tablig akbar, seminar atau ceramah, yang mengkritisi kebijakan Pemerintah mulai dipersulit. Ulama-ulama yang dikenal berperan besar dalam Aksi Bela Islam pun mulai dihalang-halangi untuk mengisi pengajian-pengajian di tengah-tengah umat.

Organisasi-organisasi Islam yang dikenal teguh membela umat dan memperjuangkan syariah Islam terkesan dipersempit gerak dakwahnya. Mereka pun berupaya membangun dukungan publik untuk pelarangan ormas Islam. Revisi UU ormas dan terorisme sudah dilakukan, muncul sejumlah dugaan bahwa tujuannya tidak lain untuk membubarkan kelompok Islam dengan tudingan teroris, terkait teroris, atau mengancam ideologi negara.

Kepada rezim Jokowi, kita perlu ingatkan, berbagai makar yang dilakuan untuk mencegah kebangkitan Islam pasti akan sia-sia. Kebangkitan Islam adalah ketentuan Allah SWT yang tidak bisa dihentikan oleh siapapun. Tindakan represif sekeras apapun tidak bisa memadamkan semangat perjuang umat Islam, membuat umat Islam takut, atau berhenti memperjuangkan Islam. Sudah banyak bukti, tindakan represif justru makin membakar keteguhan umat untuk memperjuangkan Islam.

Pemimpin yang sederhana dan merakyat memang perlu. Namun, apa gunanya bergaya merakyat tetapi kebijakannya justru membuat rakyat menderita? Apa untungnya berpenampilan sederhana namun tunduk kepada asing dan menyerahkan kekayaan negara kepada mereka?

Karena itu, penting bagi rakyat dalam melihat rezim tidak hanya dari sisi penampilannya. Yang justru lebih penting dilihat adalah kebijakan yang diterapkan. Sebab, ketika kebijakannya salah, akibatnya akan dirasakan oleh jutaan rakyatnya.

Ingat, nasib rezim-rezim represif, sekuat apapun dia, banyak yang berakhir tragis. Bermusuhan dengan umat Islam apalagi memusuhi Islam adalah kebodohan dan berakhir dengan kondisi yang hina.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here