Tidak Ada Kompromi Terhadap Seluruh Upaya Makar Penjajah dan Para Kroninya! - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, October 11, 2019

Tidak Ada Kompromi Terhadap Seluruh Upaya Makar Penjajah dan Para Kroninya!


Mahfud Abdullah (Direktur Indonesia Change)

Salah satu cara yang digunakan oleh AS dalam rangka membangun pijakan, atau dalam rangka memperkuat pengaruhnya di beberapa negeri Islam, adalah mendirikan apa yang disebut dengan organisasi non-pemerintah dan mendukungnya. Kemudian organisasi-organisasi ini mengkritik pemerintah dengan mengklaim sebagai pembelaan terhadap berbagai keyakinan agama dan hak-hak rakyat. Kritikan ini akan menyebabkan besarnya ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintah.

Selanjutnya AS akan memanfaatkan situasi ini untuk menekan pemerintah dan melaksanakan agendanya. Juga dengan cara itu, akan terbentuk suasana bagi munculnya kelompok-kelompok yang akan melakukan tindakan fisik terhadap negara, dan AS akan memanfaatkannya sebagai alat lain untuk melakukan tekanan dan menciptakan kekacauan di dalam negara itu.

Apa yang terjadi di dunia Islam tidak jauh dari agenda AS itu di Afrika, di mana AS telah melakukan berbagai tindakan kejahatan di negara - negara target melalui organisasi-organisasi yang ada dalam kontrolnya. Sesungguhnya tujuan dan tindakan yang dilakukan AS di sini, mirip dengan tujuan dan tindakan yang dilakukannya di tempat-tempat lain dari dunia Islam. Dan pemerintahpun benar-benar mulai melakukan tekanan agresif pada gerakan-gerakan Islam.

Sementara organisasi-organisasi non-pemerintah mulai menyatakan bahwa "hak beragama tengah dilanggar". Organisasi-organisasi ini menampakkan dirinya seolah - olah sebagai pelindung kaum Muslim.

Namun jika diamati dengan teliti realita organisasi-organisasi non-pemerintah yang bergerak di dunia Islam, maka jelas sekali bahwa semuanya pro-AS. Oleh karena itu, situasi di dunia muslim saat ini akan mirip dengan situasi negara-negara lain di mana AS campur tangan di dalamnya. Meskipun yang tampak oleh mata bahwa para elit, politisi dan pemimpin agama belum sepenuhnya perhatian terhadap masalah ini, dan mereka hanya menunggu proyek-proyek negara-negara kafir yang memberi manfaat sesaat, namun itu telah memberi jalan untuk mendapatkan akses kepada militer dan angkatan bersenjata kaum muslim untuk kepentingan kaum kolonialis kafir.

Sementara sebagian para ulama mempromosikan "Islam moderat", yang diciptakan oleh kaum kafir, dalam rangka mengontrol ideologi Islam yang dianut mayoritas umat Islam.

Rencana AS ini akan memberikan hasil yang mengerikan setelah beberapa tahun kemudian, jika tindakan AS ini tidak berhasil dihentikan, dan tentu saja, sikap rezim di dunia muslim sangat lemah, sehingga tidak mungkin melakukan apa pun terhadap kekuatan yang menyebut dirinya masyarakat internasional, meskipun ia menyadari fakta sebenarnya.

Akan tetapi kita, sebagai kaum Muslim, kita harus menolak konsep-konsep yang dipromosikan oleh kaum kafir, seperti "radikalisme, terorisme dan Islam moderat". Bahkan kita harus dalam kesadaran penuh dan menolak setiap proyek negara-negara kafir, yang berencana untuk memperluas pengaruhnya secara menyeluruh pada kaum muslim, untuk menabur benih perselisihan di kalangan kaum Muslim.

Oleh karena itu, jika kita tidak melakukan perbaikan atas kekurangan - kekurangan kita, maka bisa jadi kita tidak mampu membedakan kebenaran dari kebohongan yang ditabur musuh - musuh, dan kita semua tidak bekerja sama seperti satu tubuh dalam melawan kaum makar kolonialis kafir, maka kita akan mengalami kerugian besar, sementara kaum penjajah akan menuai keberhasilan. Padahal Allah melarang pelaksanaan rencana dan makar kaum kafir itu.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here