TNI Kuat Bersama Rakyat untuk Membangun Indonesia yang Lebih Baik dengan Islam - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, October 14, 2019

TNI Kuat Bersama Rakyat untuk Membangun Indonesia yang Lebih Baik dengan Islam


Oleh: Mochamad Efendi (Pengamat el-Harokah Research Center)


TNI kuat bersama rakyat.  Slogan ini mungkin sering didengar diawal kemerdekaan. Bahkan di zaman order baru yang dikenal otoriter, TNI masih bersama rakyat. Terbukti di masa reformasi yang menuntut lengsernya pemimpin kuat saat itu, TNI bersama rakyat sehingga orang terkuat yang saat itu seolah tidak mungkin lengser dari kekuasaannya akhirnya memilih turun dari kursi kekuasaannya atas desakan TNI. 

Tapi pada rezime saat ini, TNI tidak lagi bersama rakyat. TNI bersama dengan penguasa. Bahkan istri dari anggota TNI yang nyinyir dengan penguasa, suaminya harus menanggung hukuman. Padahal dalam nyinyiran itu adalah ungkapan simpati pada rakyat di wamena yang menjadi korban kerusuhan.

KSAD Jenderal Andika Perkasa menjatuhkan sanksi kepada dua anggota TNI AD. Keduanya dihukum karena istri mereka mem-posting soal penusukan Menko Polhukam Wiranto di media sosial.
(https://news.detik.com/berita/d-4742771/istri-posting-nyinyir-soal-wiranto-dandim-kendari-dicopot-dan-ditahan)

Harusnya anggota TNI terutama para jendralnya tanggap dengan kondisi rakyat di bawah. Rakyat menjerit minta tolong atas kebijakan rezime yang mencekik rakyat. Namun, suara rakyat seolah hanya menembus ruang hampa yang tidak ada yang mau mendengar dan memperhatikan mereka. Mereka butuh satu kekuatan nyata yang bisa membela mereka.

Saat ada mahasiswa  yang terbunuh dalam demo, TNI seolah terdiam tidak bersama rakyat. TNI bagian dari aparat yang mendukung penguasa dan melegitimasi setiap kebijakan penguasa yang dzalim.

Sangat disayangkan marwah TNI turun hanya menjadi stempel penguasa. Harusnya TNI mengawal penguasa dan berani meluruskan saat ada kebijakan yang tidak pro-rakyat jika memang TNI bersama rakyat.

Saat rakyat menuntut keadilan TNI harus membantu rakyat agar suara rakyat didengar penguasa. Saat TNI tidak bersama rakyat, dia akan lemah dan hanya dijadikan sebagai alat penguasa untuk memusuhi rakyat.

TNI harus kembali pada rakyat dan bersama rakyat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik seperti saat awal kemerdakaan bahkan pada era reformasi TNI masih bersama rakyat. Tapi kenapa sekarang semua berubah, seolah TNI memposisikan diri berhadapan dengan rakyat untuk melindungi penguasa yang sah meskipun diketahui diperoleh dengan cara curang.

Dimana TNI yang dulu selalu bersama rakyat? Rakyat sungguh merindukan TNI yang selalu melindungi rakyat meskipun harus berhadapan dengan kepentingan penguasa. TNI yang peka dan impaty pada kondisi rakyat. TNI yang membantu rakyat untuk menyampaikan aspirasi mereka. Keberatan rakyat atas setiap kebijakan yang memberatkan harus menjadi pertimbangan TNI untuk membela dari kepentingan penguasa yang dzalim.

Saat framing jelek pada Islam dilakukan oleh rezime, TNI seharusnya tidak hanya diam tapi datang untuk meluruskan. Saat ajaran Islam dimonsterisasi, aktivis Islam dikriminalkan dan diperlakukan tidak adil harusnya TNI ikut membela rakyat yang terdzalimi oleh kesombongan rezime. TNI harus cerdas dalam berfikir sehingga bisa melihat kebenaran hakiki dengan Islam.

Hanya dengan Islam TNI akan cerdas dalam berfikir dan punya keberanian membela rakyat dari kedzaliman sebuah rezime atau penguasa yang lalim. Seperti para mujahidin, tentara Islam yang tidak takut mati melewati jalan yang penuh bahaya demi nembela rakyat agar mereka bisa merasakan indahnya Islam dan merasakan Islam rahmatan lil 'alamin. TNI tidak seharusnya baper, terbawa perasaan atas pernyataan emak-emak yang ingin jujur dalam berpendapat terhadap kondisi umat yang menyesakkan dada karena para pemimpinannya sibuk merebutkan kursi kekuasaan dari pada memikirkan kondisi rakyat yang menjadi korban atas perang kepentingan oleh kelompok separatis.

Hanya bersama rakyat TNI akan kuat membela negara dari imperalisme gaya baru. TNI harus cerdas terutama para jendral yang harusnya bisa berfikir strategis untuk menyelamatkan negara dari berbagai ancaman. Hanya bersama rakyat TNI akan berdaya guna untuk membangun negeri yang kita cintai bersama ini secara benar dengan ajaran Islam yang mulia.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here