KOALISI ATAU OPOSISI? UMAT BUTUH PEJUANG YANG KONSISTEN MEMBELA ISLAM - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Wednesday, November 13, 2019

KOALISI ATAU OPOSISI? UMAT BUTUH PEJUANG YANG KONSISTEN MEMBELA ISLAM



Oleh : Lalanga

Sandiwara politik pragmatis makin mengungkap jati diri demokrasi. Aktor aktris berwajah dua memberi pesan ending "kecuali kepentingan, tak ada lawan dan kawan abadi". Anak Mak Banteng fasih berdalil menolak tarif tinggi BPJS yang mencekik, padahal orang sama tahu bahwa Kacung Mak Banteng pula yang ngotot menambal defisit BPJS dengan jalan membebankan tarifnya kepada rakyat.

Duel satu lawan satu Kecebong dan Kampret malah berujung pada aliansi jadi-jadian, Kecepret. Teman sepersandiwara gerah, rakyat yang menonton pun marah. Pak brewok yang telah berdarah-darah berjuang membela malah kini sudah berstrategi menyiapkan langkah melawan gerombolan banteng jauh di 2024 nanti.

Kian pening ketika Macan yang dijunjung untuk melawan malah balik menyokong rezim tirani. Koalisi yang diikat dengan ijtima' ulama malah dikhianati, dilecehkan dengan sikapnya menjilati remah-remah kekuasaan. Baik  koalisi maupun oposisi tak ada happy ending bagi umat di setiap cerita demokrasi.

Umat sudah seharusnya insyaf seinsyafnya bahwa berharap kepada selain Allah adalah kejatuhan karena tak satupun misi menyelamatkan umat dengan Islam yang mereka emban. Kini, umat membutuhkan pejuang yang konsisten membersamai dan membimbing umat agar satu-satunya misi mereka untuk beribadah kepada Allah SWT segera terwujud sempurna. Umat harus sadari bahwa Allahu shomad, Allah ta'ala sebaik-baiknya tempat bergantung sudah tentu yang paling layak umat sandarkan cita dan asanya.

Siapa pejuang yang konsisten membela Islam? Umat tentu telah menginderanya. Mereka adalah yang berani berhadapan langsung dengan penguasa antek, membongkar kebusukannya, mereka secara terang meminta penguasa agar menerapkan hukum-hukum Allah SWT saja. Mereka tak berkompromi dengan demokrasi, kapitalisme, sekularisme hingga fitnah, tajamnya pisau kekuasaan yang dihujamkan tetap tak mampu rontokkan kesabaran mereka untuk teguh memimpin umat.

Kelompok ini ibarat pohon yang telah lebat daunnya, kokoh batangnya, akarnya menghujam dalam, buahnya yang manis telah banyak dilirik umat, mereka berteduh di bawah rindangnya sementara ia gagah tegak menghadang terik matahari. Hubungan mutualis umat dan kelompok ini sangat dikhawatirkan para tirani, sebab sekuat apapun penguasa despotik pada akhirnya akan tumbang ketika berhadapan dengan koalisi umat dan kelompok pejuang Islam yang Istiqomah.

Kami memanggil umat untuk segera tinggalkan koalisi-koalisi bathil yang selama ini hanya menjadikan anda sebagai tunggangan menuju tampuk kekuasaan sembari menyembelih urat nadi anda. Beroposisilah dengan rezim, putuskan hubungan anda dengan penguasa-penguasa antek karena mereka tidaklah berkuasa untuk mengurusi anda melainkan menyeret anda dalam kesempitan hidup dan kehinaan kala berjumpa dengan Rabb anda.

Tibalah masanya bagi anda untuk berkoalisi bersama kelompok yang telah teguh berjuang,   karena mereka telah ridho memimpin anda dan hanya ridho dengan hukum Allah, hukum Islam saja. InsyaAllah, dengan koalisi ini umat akan semakin kuat dan kemenangan adalah dekat. [].

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here