KOKOH CARLOS: REZIM KOMUNIS CHINA RADIKAL DAN INTOLERAN! - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Sunday, December 29, 2019

KOKOH CARLOS: REZIM KOMUNIS CHINA RADIKAL DAN INTOLERAN!


"Jika ada yang menuding Islam intoleran dan radikal, itu salah besar!" Pekik Kokoh Carlos saat berorasi di depan Konjen China Surabaya (27/12/2019). "Dalam sepanjang sejarahnya Islam tidak pernah melakukan kejahatan kemanusiaan, penindasan, penjajahan atau kebiadaban lainnya. Justru Islam sangat masyhur dengan peradabannya yang hebat, yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan setinggi-tingginya. Mulai era Rasulullah SAW hijrah ke Madinah yang melahirkan piagam Madinah hingga era negeri ini merdeka dengan Piagam Jakarta-nya membuktikan Islam melindungi semua golongan. Jadi di mana intolerannya? Di Mana radikalnya?"


Kehadiran beliau yang beretnis China sekaligus muallaf di Aksi Bela Muslim Uighur ini pun mengonfirmasi bahwa  Umat Islam tidak memusuhi China sebagai entitas etnis. Umat Islam hanya melawan siapapun yang menjajah, yang tidak toleran terhadap perbedaan seperti yang sedang ditunjukkan oleh rezim komunis China terhadap kaum Muslim Uighur.


"Justru sejarah mencatat Tokoh komunis Lenin pernah memberi doktrin bahwa tak masalah jika harus membunuh 3/4 manusia asalkan sisanya mau menjadi komunis. Dan sampai Hari ini tercatat komunisme telah membantai lebih dari 50 juta nyawa di berbagai belahan dunia termasuk di negeri kita mulai dari tahun 1948 hingga 1965 dengan umat Islam sebagai korban utamanya ," tegas ketua Bikers Muslim ini.


Tetap dengan berapi-api Kokoh Carlos -yang mengenakan topi khas Muslim Uighur- melanjutkan orasinya, "Maka saya berpesan kepada umat Islam, kita harus melawan mereka dengan dakwah dan jihad sebagai satu umat, Ganyang Komunis! Takbiir...!" (Sco)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here