Muslim Uighur Butuh Khilafah - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, December 31, 2019

Muslim Uighur Butuh Khilafah


Oleh: Mochamad Efendi


Derita Muslim Uighur bentuk kejahatan kemanusian yang nyata oleh satu rezim dzalim yang dilakukan pada umat Islam. Namun, para penguasa di negeri Muslim tidak mampu berbuat apa-apa. Mereka tidak berdaya dan hanya mampu mengecam saja. Pemerintah Turki mengecam perlakuan China terhadap warga Muslim Uighur, dengan menyebut tindakan tersebut sebagai aksi memalukan bagi nilai-nilai kemanusiaan.

Bagaimana sikap pemerintah Indonesia?  Pengauasa rezim di negeri yang mayoritas Muslim hanya diam seribu bahasa, bahkan mencoba memberikan pembelaan pada rezim dzalim dan kejam yang sudah melakukan kejahatan kemanusiaan pada umat Islam. Sungguh, sikap diam dan bahkan membela yang dilakukan oleh penguasa rezim di negeri Muslim membuat umat Islam terluka dan turun ke jalan mencoba memberi tekanan politik dan kesadaran pada para penguasa muslim untuk mengambil tindakan nyata pada rezim dzalim komunis China yang berlaku kejam pada saudara kita Muslim Uighur. Umat Islam ibarat satu tubuh, jadi wajar jika mereka ikut marasa  tersakiti menyaksikan derita Muslim Uighur sementara penguasa di negeri mereka tidak bisa berbuat apa apa karena sudah terjajah secara politik dan ekonomi oleh penguasa rezim komunis China.

Sikap diam dan tidak berdaya menunjukkan penguasa Muslim terjajah. Bantuan luar negeri, bentuk investasi atau utang luar negeri membuat penguasa di negeri muslim tidak berdaya dan hanya menjadi boneka negara kafir penjajah untuk melawan rakyatnya sendiri dengan melegitimasi tindakan brutal dan kejam oleh penguasa rezim komunis china terhadap Muslim Uighur. Banyak penguasa di negeri Muslim tidak berdaya dan menjadi boneka negeri penjajah, sehingga mereka hanya diam tidak berbuat apa-apa walaupun umat mendesak mereka agar mengambil tindakan nyata untuk menyelamatkan mereka yang tertindas. 

Yang lebih menyakitkan lagi bagi umat Islam sikap membela yang ditunjukkan oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Dia mengklaim telah berbicara dengan Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian mengenai etnis Uighur di Xianjiang, China. Dia mengatakan Xiao menyebut etnis Uighur separatis karena memiliki agenda di luar kerangka negara China. (https://googleweblight.com/i?u=https://m.cnnindonesia.com/nasional/20191219201340-32-458505/mahfud-sebut-dubes-china-jelaskan-uighur-sebagai-separatis&hl=id-ID)


Selama sistem demokrasi dan semangat kebangsaan yang dikedepankan oleh mereka, para penguasa di negeri muslim tidak akan mampu melakukan pembelaan nyata untuk melepaskan derita Muslim Uighur dari cengkraman rezim komunis china yang kejam dan bengis. Mereka menganggap masalah Uighur sebagai urusan dalam negeri masing-masing negara, meskipun penguasa rezim sudah melakukan kejahatan kemanusiaan yang merampas kebebasan yang paling asasi dari umat Islam untuk menjalankan ajaran agamanya secara kaffah. 

Hanya khilafah yang akan mampu melindungi  Umat Islam dari kekejaman rezim dzalim, kejam dan bengis. Pasti, khilafah tidak tinggal diam atau hanya bisa mengecam saja, tapi khilafah akan memberikan tekanan politik dan bantuan nyata dengan mengirimkan bala tentaranya untuk menyelamatkan umat Islam yang tertindas di seluruh penjuru dunia. Hanya khilafah yang bisa melindungi umat dari kedzaliman dan ketidakadilan penguasa rezim.

Khilafah sistem ideal yang akan melindungi tidak hanya pada umat Islam tapi juga seluruh manusia dalam beragama secara kaffah. Negara demokrasi hanya akan memunculkan penguasa-penguasa boneka yang tidak akan mampu menjamin kebebasan rakyatnya untuk menjalankan ajaran agamanya secara kaffah. Apalagi, membela umat Islam di luar kekuasaannya, tentu mereka tak mampu melakukannya. Semangat nasionalisme lebih dikedepankan dari pada membela umat yang tertindas oleh rezim komunis china yang tidak punya hati.

Khilafah layak diperjuangkan agar umat Islam bisa berlindung dari kekejaman rezim dzalim yang tidak membiarkan ajaran Islam bisa diterapkan secara kaffah. Umat yang cerdas pasti akan lebih memilih khilafah, sistem terbaik yang berasal dari Tuhan yang menciptakan manusia, hidup dan alam semesta. Umat akan bisa berislam secara kaffah dalam naungan khilafah. Umat di seluruh penjuru dunia akan mendapatkan keadilan dan perlindungan dalam kebebasan beragama tanpa rasa takut dari ancama penguasa rezim yang dzalim yang menghalang-halangi umat Islam untuk berislam secara kaffah.  Dakwah dan Jihad menjadi metode untuk menyebarkan Islam ke seluruh penjuru dunia untuk menghilangkan penghalang bagi umat untuk bisa berislam secara kaffah sehingga Islam bisa dirasakan oleh seluruh umat manusia sebagai rahmat bagi seluruh alam semesta.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here