Nasihat Buat Ganjar Pranowo - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, December 9, 2019

Nasihat Buat Ganjar Pranowo



Muhammad Ayyubi

Saya nonton Film Porno salah nya di mana?? Begitu ujar si Ganjar dalam wawancara dengan Dedi Corbuzier di Channel You Tube nya. Tanpa merasa bersalah sambil cekikikan dia melanjutkan ngigaunya. Wong saya sudah dewasa, saya punya istri, lha salah saya di mana?
Hei Ganjar, bener kamu mau tau salahnya di mana? Lha kan kamu muslim kan?, Ini saya kasih tahu salah salahmu. Dengar baik baik ya.


Pertama, sebagai seorang muslim kamu itu harusnya mengikatkan semua perbuatanmu dengan syariat Islam. Bukan mendasarkan kepada kebebasan ala barat. Jika seorang telah berumur 18 keatas dia bebas melakukan apa saja termasuk melihat film porno. Sementara kamu tahu bahwa hokum melihat film porno itu adalah haram, meski itu hanya sekedar film. Akan tetapi film porno itu menjadi wasilah kepada yang haram. Kamu tahu kan, bahwa setiap wasilah yang mengantarkan kepada yang haram itu hukumnya haram.


Jangan kamu beralasan bahwa setelah itu melampiaskan naluri seksual mu kepada istrimu, sementara pikiranmu masih pada artis di dalam filmu itu. Maka itu sama dengan berzina. Sebagaimana Ibnu Hajj Al Maliki ( w. 737 H ) mengatakan  “ Termasuk perbuatan tercela yang merebak di masyarakat pada umumnya adalah ketika seorang lelaki melihat wanita yang menarik hatinya, kemudian lelaki itu mendatangi istrinya ( berjima’) lalu dia membayangkan wanita yang dilihatnya berada dihadapanya maka itu termasuk zina “ ( Al Madkhal Ibnu Hajj juz 2/195 ).


Mandatangi istrinya saja karena pengaruh film porno itu saja berdosa dan sama dengan berzina dengan wanita bayangannya apalagi jika dilampiaskan kepada wanita lain, sleingkuhannya, pacarnya maka dosa nya berlipat ganda. Tuh kan gimana Ganjar, masih belum yakin bahwa kamu berdosa??
Kedua, kamu itu berdosa kepada istrimu, bagaimana bisa kamu mendatangi istrimu sementara yang kamu bayangkan adalah wanita lain atau paling tidak masih terpengaruh film porno tadi. Saya tidak bisa bayangkan bagaimana Jika Allah menakdirkan kamu memiliki anak pada saat itu,  jika bapaknya saja kurang ajar kepada Istri dan kepada Allah SWT. Bagaimana akhlaq anakmu kelak? Ganjar Ganjar segera Tobat kamu itu sebelum terlambat.


Ketiga, kamu itu berdosa kepada anak anakmu. Betapa malunya anakmu jika melihat bapaknya secara terang terangan dan bangga melihat film porno. Secara psikis melihat film porno itu masih tabu ditengah masyarakat Indonesia. Lha sementara kamu malah seolah tak berdosa dengan itu. Kamu telah menjadi contoh buruk bagi anak anakmu. Saya yakin kamu pun masih mau punya anak yang sholeh buktinya kamu memberi nama anakmu Muhammad Zinedine Alam Ganjar artinya kamu punya harapan anakmu punya akhlaq semulia Nabi Muhammad SAW. Terus bagaimana bisa kamu justru memberi contoh buruk dengan melihat film porno kepada anakmu.


Keempat, salahmu itu kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah di bawah kepemimpinanmu. Bagaimana bisa seorang gubernur begitu buruk akhlaqnya. Apakah memang niatmu untuk ditiru oleh masyarakat, atau jangan jangan nanti kamu akan membuat perda di Jawa Tengah untuk menonton film porno untuk mengusir penat plus sebagai hiburan warga. Atau mungkin akan kamu buat nonton bersama film porno di lingkungan ASN??

Ini seolah menjadi permakluman bagi warga Jawa Tengah, lha wong gubernur aja nonton film porno masak saya rakyat biasa tidak boleh? Begitu kira kira nalar masyarakat di bawah. Tidak kah kamu tahu Ganjar bahwa efek negatif film porno ternyata lebih besar dari pada narkoba?    
Dampak pornografi berpotensi menimbulkan kerusakan otak melebihi bahaya narkoba, meski dua duanya berbahaya. Adiksi narkoba merusak tiga bagian otak, sementara adiksi pornografi merusak lima bagian otak. Yaitu bagian lobus frontal, gyrus insula, nucleus accumbens, putamen, cinglated dan cerebellum. Yang berperan dalam control perilaku yang menimbulkan perilaku berulang terhadap pemuasan seksual. Demikian menurut penelitian DR. Donald Hilton Jr. Dokter bedah syaraf AS. ini terungkap dalam seminar dan workshop internasional bertema “ Membangun kesadaran betapa Dahsyatnya kerusakan kesehatan otak akibat perilaku adiksi pornografi “ di Hotel Grand Kemang Jakarta Senin ( 27/9). 


Secara pribadi kerusakan funsi otak tersebut mengakibatkan penurunan kemapuan belajar dan pengambilan keputusan. Menurut Mark Kastelmen, pornografi adalah narkoba lewat mata. Karena gambar gambar porno akan membuat anak anak tidak bisa membuat perencanaan, memgambil keputusan dan mengendalikan hawa nafsu serta emosi.


Jadi, jangan jangan otak Ganjar telah rusak sehingga tidak bisa membuat keputusan yang  baik, dan gampang emosi sehingga banyak memecat pengemban dakwah khilafah.
Terakhir, pornografi itu adalah serangan budaya dari Negara besar seperti AS. Jika sudah rusak otak, tidak bisa mengambil keputusan dengan benar apalagi itu pemimpin, maka apa jadinya negeri ini. Pastilah hancur lebur di hadapan musuh musuhnya.


Maka sadarlah Ganjar, hentikan nonton film porno sebelum terlambat ketika kematian datang secara tiba tiba, kan, gak lucu ketika kamu mati sementara di depanmu video porno masih menyala. Su’ul khatimah. Naudzu billah min dzalik.[]

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here