Speak Up Forum #5 Pecah, Diskusi Problem Buruh Memantik Kesadaran Para Milenial - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, December 31, 2019

Speak Up Forum #5 Pecah, Diskusi Problem Buruh Memantik Kesadaran Para Milenial


SpeakUpNews - "Indonesia belum memiliki strategi kuat hadapi persaingan dagang," kata Yuli Sarwanto ketika menyampaikan paparan Diskusi Akhir Tahun Menyoal Problem Buruh dalam Speak Up Forum edisi 5 pada Ahad, 15/12 di Cafe Expo Kota Kediri jam 19.30 - 22.00 WIB.

Ruangan yang berkapasitas 40 orang tidak mampu menampung kehadiran peserta kaum mahasiswa dan pelajar dan aktivis peduli lingkungan. Pembina Speak Up Community (SUCO) Hadi Sasongko berkesempatan menyampaikan sambutannya. Pengantar forum Yuli Sarwanto (direktur FAKTA) menghangatkan forum dengan obrolan renyah seputar buruh. Sebagai host-nya dipandu langsung oleh Ketua SUCO, Taufik.

Respon peserta sangatlah antusias. Hari (mahasiswa di kampus Kota Kefiri) secara umum sepakat serta respect dengan pandangan narasumber tentang kapitalisme. Dijelaskan oleh narasumber bahwa permasalahan buruh bukan semata-mata masalah buruh dengan pihak pengusaha, meski secara realitas ada banyak pengusaha yang nakal dan dzolim. Persoalan buruh merupakan persoalan sistemik karena ideologi kapitalisme inilah yang membuat penguasa punya andil secara masif menyengsarakan buruh.

Amin dari pembina Sahabat Hijrah bertanya lantang, "Siapa yang paling bertanggung jawab saat ini ketika Kapitalisme telah merambah ke semua lini kehidupan?" Ia menambahkan, bahwa dalam tri-partid (Pekerja-Penguasa-Pengusaha) ternyata pihak penguasa lebih berpihak kepada pengusaha,

Yasin mengungkap tentang outsourcing dan pandangannya menurut Islam. Dito menjelaskan bagaimana caranya agar buruh menjadi sejahtera.

Beberapa tanggapan Yuli Sarwanto bahwa solusi ideologisnya adalah dengan mengganti sistem ekonomi kapitalisme dengan sistem ekonomi Islam. Dengan sistem ekonomi Islam dan perdagangan yang adil akan memberikan rahmat (kebaikan) kepada semua orang. Sebagai solusi strategis taktisnya antara lain dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, yakni terciptanya SDM yang berkepribadian Islam, menguasai tsaqafah Islam, serta memiliki keahlian dan bekal penguasaan sains dan teknologi. Di akhir acara, Yuli menutup acara dengan doa dan berfoto bersama.

Rekomendasi peserta SUCO #5 seperti yang disampaikan oleh Furqon, supaya acara seperti saat ini digelar berkelanjutan sampai ke kantong-kantong mahasiswa di seluruh daerah di Jatim.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here