Islam Jalan Hidup yang Pas - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, January 7, 2020

Islam Jalan Hidup yang Pas

Mahfud Abdullah

Sebuah keniscayaan jika dalam hidup ini butuh yang namanya konsep hidup, agar hidup terarah sesuai harapan, tidak salah jalan. Seorang sopir butuh peta untuk sampai pada tempat tujuan.

Semua jenis perjalanan butuh yang namanya peta konsep perjalanan. Apalagi perjalan hidup manusia, sebagai individu sekaligus sosial. Oleh karenanya memilih jalan hidup jangan egois, harus open of mind. Buka mata buka telinga untuk sampai pada konsep jalan hidup yang terbaik,bukan aspal apalagi - Abal Abal. Siapkan pikiran yang jernih,penalaran yang sehat. Hati yang tulus ikhlas agar bisa merasakan getaran kebenaran.

Standar umumnya, ide bisa di pertanggung jawaban kan secara rasional oleh nalar sehat, menentramkan nurani dan sesuai dengan fitrah kehidupan. Ide harus lakukan dan syamilan, menyeluruh dan sempurna. Dan Islam adalah jalan hidup yang sempurna.

Setelah seseorang memeluk Islam, mereka mengenal akidah ini memiliki seperangkat hukum, yang juga dikenal sebagai "petunjuk" atau "huda" ( هدى ) seperti yang disebutkan pada ayat Al- Qur'an : "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah (yang sebenarnya) petunjuk” (قل إن هدى الله هو الهدى) .

Tugas kita terhadap Allah Swt. disebut sebagai "Ibadah" (tindakan peribadatan individual) dalam Islam. Dan tugas kita terhadap sesama makhluk disebut "Mu'amalah" (transaksi) dalam Islam.

Ini adalah sistem Islam. Ini adalah ideologi politik yang memecahkan semua masalah kehidupan: mulai dari masalah bagaimana menyembah Sang Pencipta kita (Ibadah), hingga masalah pribadi untuk mengetahui bagaimana mengatur kehidupan pribadi kita (seperti makanan, pakaian, dan lain-lain), bagaimana mengatur masalah-masalah sosial kita, hingga mengetahui bagaimana mengatur interaksi manusia (Mu’amalaah), termasuk mengatur masyarakat dan pemerintahan.

Tidak seorang pun yang  waras yang akan berpikir bahwa Allah Swt. akan menurunkan sebuah sistem lengkap tanpa memberikan kita seperangkat solusi yang lengkap untuk mengatur masyarakat kita, yang sangat kita butuhkan bimbingan-Nya. Islam adalah seperangkat solusi yang lengkap, dengan jelas dinyatakan dalam ayat Al-Qur'an : “Hari ini telah Aku sempurnakan bagimu Agamamu..."

Sebagai muslim, kita memahami bahwa akhir perjalanan hidup manusia adalah akhirat: kembali kepada Allah SWT. Oleh karena itu, orientasi hidup seorang Muslim adalah akhirat. Al-Quran sering menekankan pentingnya kehidupan akhirat daripada kehidupan dunia. Allah SWT berfirman:

وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Carilah pada apa yang telah Allah anugerahkan kepada kamu (kebahagiaan) negeri akhirat dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi (QS al-Qashshash [28]: 77).

Ayat tersebut memberikan pandangan yang jelas akan cita-cita dan target hidup seorang Muslim, yakni mendapatkan posisi terbaik di akhirat tanpa melupakan dan meninggalkan kenikmatan dunia. Hanya saja, cara menikmati dunia tidak seperti orang-orang yang berpikir bahwa kehidupan ini hanya di dunia saja sehingga mereka sangat rakus terhadap dunia. Hal itu telah membentuk jiwa serigala pada diri mereka. Perang Dunia I dan II yang disulut oleh negara-negara Eropa pada paruh pertama abad ke-20 adalah bukti sejarah tentang kerakusan negara-negara imperialis Eropa. Itulah cerminan sikap hidup dan kecenderungan mereka, yakni membuat kerusakan di bumi.

Kaum Muslim, yang cita-cita mereka adalah kebahagiaan negeri akhirat, akan mengelola bumi dan menikmati rezeki-Nya dengan jiwa yang selalu terkendali; senantiasa berbuat kebajikan selama perjalanan hidup mereka. Orang-orang seperti inilah yang pantas memegang kekuasaan dan mengendalikan pemerintahan di bumi, tentu dengan bimbingan al-Quran. Al-Quran merupakan sumber hukum yang paling luhur dan layak untuk mengatur kehidupan manusia di bumi.

Sebagai petunjuk dan pedoman hidup manusia, al-Quran telah menjelaskan segala yang diperlukan untuk memecahkan prolematika hidup manusia dari masa ke masa. Dari ayat-ayatnya, para ulama mujtahid menggali hukum untuk menyelesaikan problem-problem baru.

Al-Quran menjelaskan dan memecahkan berbagai persoalan praktis kehidupan manusia di bumi. Berkaitan dengan kehidupan manusia sebagai hamba Allah SWT, al-Quran menjelaskan hukum-hukum ibadah seperti doa, zikir, shalat, puasa, zakat dan haji. Bahkan puncak penghambaan kepada Allah SWT yang membutuhkan pengorbanan tertinggi pun telah dijelaskan oleh al-Quran ketika memaparkan hukum-hukum berkaitan dengan jihad fi sabilillah (Lihat: QS at-Taubah [9]: 111).

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here