Mensyukuri Terbukanya Konstantinopel, dengan Bercita-cita Membuka Roma - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Wednesday, January 15, 2020

Mensyukuri Terbukanya Konstantinopel, dengan Bercita-cita Membuka Roma


Alhamdulillahi wallahu Akbar, Allah telah memperkenankan umat Islam membuka Konstantinopel dengan keadilan Islam pada 20 Jumadil Awal 857 H / 29 Mei 1453 M, 584 tahun Hijriyah / 567 tahun Masehi yang lalu,

Setelah hampir dua bulan melakukan pengepungan dan serangan, yaitu dari 26 Rabi’ul Awal hingga 19 Jumadil Awal 857 H (6 April – 28 Mei 1453 M), dan dengan mengerahkan berbagai strategi termasuk memindahkan kapal-kapal melalui bukit, membuat terowongan-terowongan, dan membuat benteng bergerak dari kayu, akhirnya Konstantinopel berhasil dibebaskan pasukan Islam. (lihat: Ali Muhammad Ash-Shalabi, Ad-Daulah Al-‘Utsmaniyyah: ‘Awamilu An-Nuhudh wa Asbab As-Suquth, hlm. 87-107)

Bisyarah (kabar gembira) Penaklukan

Terbukanya Konstantinopel telah jauh dikabarkan Rasulullah Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan menjadi bagian dari cita-cita tinggi segenap kaum muslimin dan Khalifah mereka, dalam rangka meninggikan syi'ar Islam dan mendapatkan kemuliaan sebagai aktor-aktornya.

أي المدينتين تفتح أولا : أقسطنطينية أو رومية ؟ فقال رسول الله صلى الله عليه و سلم : مدينة هرقل تفتح أولا . يعني : قسطنطينية ...

"... Dua kota ini manakah yang dibuka lebih dulu: Konstantinopel atau Roma?" Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Kota Heraklius dibuka lebih dahulu." Yaitu: Konstantinopel.” (HR. Ahmad, ad-Darimi dan al-Hakim)

Hadits ini dinyatakan shahih oleh al-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahabi. Sementara Abdul Ghani al-Maqdisi berkata, “Hadits ini hasan sanadnya.” Syaikh Al-Albani sependapat dengan al-Hakim dan adz-Dzahabi bahwa hadits ini shahih. (Lihat Silsilah Ahadits al-Shahihah 1/3)

Bisyarah yang Masih On Progress: Roma

Terbukanya Konstantinopel telah terwujud, dengan demikian wajib bagi segenap kaum muslim untuk mensyukurinya. Di antara bentuk rasa syukur yang terbaik adalah menunjukkan semangat ketaatan dan cita-cita kemuliaan akhirat dan dunia yang semakin tinggi. Terlebih dalam hadits yang sama, masih tersisa bisyarah yang masih on progress, menanti tangan-tangan generasi terbaik Islam berikutnya untuk membukanya; Roma.

Dalam kitab Mu’jam al-Buldaan, karya Yakut al-Hamawi dijelaskan bahwa maksud Rumiyah dalam hadis bisyarah penaklukan di atas adalah ibu kota Italia hari ini, yaitu Roma. (Mu’jam al-Buldan, 3/100)

Al-'allamah Syaikh Nashiruddin Al-Albani ketika mengomentari hadits di atas, beliau menulis;

“Penaklukan pertama (Konstantinopel) telah berhasil direalisasikan melalui tangan Muhammad Al-Fatih al-‘Utsmani. Seperti yang telah diketahui, penaklukan itu terealisasi setelah lebih dari delapan ratus tahun sejak kabar gembira itu disampaikan oleh Nabi saw. Dan pembebasan kedua (yaitu penaklukan kota Roma) dengan izin Allah juga pasti akan terealisasi.

Sungguh, beritanya akan anda ketahui di kemudian hari. Tidak diragukan juga bahwa realisasi pembebasan kedua itu menuntut kembalinya Khilafah Rasyidah ke tengah-tengah umat Muslim.” (Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, jld. 1, hlm. 33, no hadits. 1329)

Semoga kita termasuk generasi-generasi yang turut termotifasi, sebagaimana para sahabat dan generasi salafus salih dulu termotifasi untuk terlibat dalam mengupayakan bisyarah tersebut. Aamiin Yaa Rabbal 'alamin.

#IslamBerjayaKembali
#ConquestOfConstantinople
#GlobalCampaign1453

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here