Tulang Punggung Perjuangan Penegakan Syariah Islam Ada di Tangan Pemuda - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, February 7, 2020

Tulang Punggung Perjuangan Penegakan Syariah Islam Ada di Tangan Pemuda


Adam Syailindra (Forum Aspirasi Rakyat)

Pemuda muslim harusvterus berjuang melawan agenda global yang sedang diupayakan secara intensif oleh pemerintah Barat dan rezim di negeri-negeri Muslim demi memenangkan hati dan pikiran generasi Muslim di seluruh dunia agar berkiblat kepada sistem liberal sekuler berikut nilai-nilainya, sehingga menggiring mereka jauh dari akidah dan identitas Islam mereka.

Pemuda muslim harus bangun dan sadar akan dampak yang sangat merugikan dari jalan hidup dan sistem liberal kapitalis pada pemuda Muslim. Sebab, pemuda adalah poros perubahan menuju masa depan. Di tangan pemudalah baik-buruknya peradaban. Sebagai pemuda masa kini, tentu kita berharap di tangan kitalah perubahan menjadi lebih baik. Untuk itu ada baiknya kita meneladani para pemuda terbaik sepanjang zaman, tiga di antaranya adalah Usamah bin Zaid bin Haritsah, Muhammad al-Fatih dan para pemuda Ashabul Kahfi.

Rasulullah saw. pernah mempercayakan komando pasukan perang kepada Usamah bin Zaid bin Haritsah. Sungguh, kita patut belajar dari kepercayaan diri seorang Usamah bin Zaid. Meskipun usianya belum sampai 20 tahun, ia tidak merasa gentar menghadapi pasukan Rum. Kepercayaan diri menjadi kekuatannya menghadapi musuh-musuh yang siap menghadang Islam sehingga pasukan di bawah komandonya, qadarullah, memenangkan peperangan.

Contoh lain adalah Muhammad Al Fatih. Ia sosok pemuda gagah, shalih dan cerdas. Pada usia 23 tahun ia menjawab bisyarah Rasulullah saw. sebagai panglima terbaik karena kegigihan dan keberhasilannya menaklukan Konstantinopel.

Sosok lain pemuda yang patut dijadikan sebagai contoh dalam menuju perubahan adalah dari Ashabul Kahfi. Mereka adalah para pemuda gagah berani, yang dengan lantang menyuarakan kebenaran di tengah-tengah kezaliman penguasa kafir. Mereka tahu, ancaman serius ketika menyuarakan kebenaran pada saat itu, namun karena keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT, ketakutan pun tidak lagi mereka hiraukan.

Al-Quran mencatat kisah pemuda pemberani ini: Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan Kami menambah pula untuk mereka petunjuk. Kami meneguhkan hati mereka pada waktu mereka berdiri (TQS al-Kahfi [18]: 13-15).

Kepercayaan diri seorang Usamah bin Zaid, ketawadhuan seorang pemimpin muda ahlu bisyarah seperti Muhammad al-Fatih, di tambah dengan keberanian menyampaikan kebenaran seperti sosok pemuda Ashbul Kahfi adalah kombinasi lengkap yang seharusnya dimiliki oleh pemuda untuk menyongsong perubahan masa depan lebih baik.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here