Ulama Itu Ada 3 Macam... - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Sunday, February 16, 2020

Ulama Itu Ada 3 Macam...


M. Arifin (Direktur Tabayyun Center)

Aktivitas amar maruf nahi mungkar, termasuk menyerukan kewajiban pelaksanaan syariat Islam dan penegakkan khilafah adalah kewajiban yang agung. Nabi saw. memuji para ulama dan para dai yang berani menyampaikan kalimatul haq di hadapan penguasa yang zalim. Sabdanya:

أَفْضَلُ الْجِهَادِ كَلِمَةُ عَدْلٍ عِنْدَ سُلْطَانٍ جَائِرٍ

Jihad yang paling utama adalah menyampaikan kalimat adil (kebenaran) di hadapan penguasa yang jahat (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Ulama adalah orang-orang yang benar-benar hanya takut kepada Allah swt semata.  Ketakutannya yang besar kepada Allah, ia refleksikan dalam bentuk melaksanakan semua perintah Allah swt dan RasulNya; di antaranya adalah perintah untuk menegakkan kembali Syariah dan Khilafah Islamiyyah. Di dalam Kitab Wa Lillaahi al-Asmaa' al-Husna, Syaikh al-Jalil rahimahullah menuturkan, bahwasanya ada seorang laki-laki berkata kepada Imam Asy Sya'bi rahimahullah, "Wahai orang alim!".  Imam Asy Sya'biy ra pun menukas, "Orang yang alim adalah orang yang hanya takut kepada Allah swt". Di dalam kitab yang sama, juga diceritakan bahwasanya seorang shahabat pilihan, Ibnu Mas'ud radliyallahu 'anhu pernah berkata:

كفى بخشية الله علمًا، وكفى بالاغترار بالله جهلاً.

"Cukuplah dengan takut kepada Allah swt seseorang disebut 'alim, dan cukuplah orang membangkang kepada Allah swt disebut orang-orang yang pandir".

Seorang tabi'ut tabi'iin terkemuka Abu Hayyan at-Taimiy ra pernah menyatakan:

« العلماء ثلاثة : عالم بالله ، وعالم بأمر الله ، وعالم بالله وبأمر الله ، فأما العالم بالله : فهو الذي يخاف الله ، ولا يعلم السنة ، وأما العالم بأمر الله : فهو الذي يعلم السنة ، ولا يخاف الله ، وأما العالم بالله وبأمر الله : فهو الذي يعلم السنة ، ويخاف الله ، فذلك الذي يدعى عظيما في ملكوت السموات »

"Ulama itu ada 3 macam; pertama, 'aalimun billahi (mengetahui Allah), kedua, 'aalimun biamrillah (mengetahui perintah Allah), ketiga; 'aalimun billahi wa biamrillah (mengetahui Allah dan perintah Allah). Adapun 'aalimun billah (mengetahui Allah) adalah orang yang takut kepada Allah namun tidak mengetahui sunnah.  Adapun 'aalimun bi amrillah adalah orang yang mengetahui sunnah tetapi tidak takut kepada Allah.  Sedangkan 'aalimun billahi wa amrillah adalah orang yang mengetahui sunnah dan takut kepada Allah swt.  Itulah orang yang disebut-sebut dengan penuh kebesaran di kerajaan langit". [Al-Imam Al-Hafidz As Suyuthiy Asy Syafi'iy, Al-Durr al-Mantsuur, Juz 7, hal. 20]

Atas dasar itu, ulama adalah mereka yang dengan ilmunya ia benar-benar takut hanya kepada Allah swt. Sebaliknya, barangsiapa menolak bahkan membangkang terhadap kewajiban menegakkan Syariah dan Khilafah, sesungguhnya ia tidak layak disebut ulama, walaupun ia digelari dengan sebutan ulama.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here