Notes After Rain - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, March 27, 2020

Notes After Rain


(99 Years Passed)

Yuli Sarwanto 

Di tengah pandemi global wabah mematikan covid-19, umat ini tengah berlangsung peringatan ke-99 hancurnya daulah al-Khilafah al-Islamiyah yang terjadi pada 28 Rajab 1342 H.  Peringatan ini berlangsung ditengah kondisi umat yang hidup dalam suasana duka.

Umat rindu perjuangan untuk merubah keadaan. Pada waktu yang sama, kaum imperialis berupaya serius untuk mengaborsi perjuangan umat dan menjaga sistem-sistem yang sedang eksis serta membatasi revolusi pada perubahan personel pemerintah saja.

Allah SWT berfirman:

]وَتِلْكَ الأيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ النَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللّهُ الَّذِينَ آمَنُواْ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَاء وَاللّهُ لاَ يُحِبُّ الظَّالِمِينَ[

Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) dan supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada. Dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim (QS Ali Imran [3]: 140)

Diantara sunatullah bahwa hari-hari itu dipergilirkan diantara manusia.  Umat ini dahulu telah menyaksikan daulah al-Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian selama masa Khulafaur Rasyidin radhiyallah 'anhum.  Kemudian umat ini menyaksikan pemerintahan zalim selama masa Umawiyin dan masa sesudah mereka. Meski demikian mereka memerintah dengan Kitabullah dan sunnah nabi-Nya. Mereka mewariskan al-Khilafah.  Sejak runtuhnya al-Khilafah hingga sekarang, umat menyaksikan banyaknya pemerintahan diktator.  Dan itu adalah masa para pemerintah antek yang memaksa masyarakat untuk menerima pemutusan perkara selain dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah dan menjauhkan kaum muslimin dari Islam menggunakan kekerasan dan paksaan.  Mereka terus menerus memelihara kepentingan-kepenitngan imperialis di negeri-negeri kaum muslimin.  Namun Rasulullah saw bersabda:

«تكون النبوة فيكم ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها، ثم تكون خـلافة على منهاج النبوة، فتكون ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها، ثم تكون ملكاً عاضاً فيكون ما شاء الله أن يكون، ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها، ثم تكون ملكاً جبريةًّ، فتكون ما شاء الله أن تكون، ثم يرفعها إذا شاء أن يرفعها…»

Ada masa kenabian di tengah-tengah kalian dan atas kehendak Allah akan tetap ada.  Kemudian Allah akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada khilafah yang mengikuti manhaj kenabian dan akan tetap ada atas kehendak Allah.  Kemudian Allah akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada kekuasaan yang menggigit (zalim) dan akan tetap ada atas kehendak Allah.  Kemudian Allah akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya.  Kemudian akan ada kekuasaan diktator dan akan tetap ada atas kehendak Allah.  Kemudian Allah akan mengangkatnya jika Dia berkehendak mengangkatnya...

Sungguh Rasul saw mengakhiri hadits beliau dengan berita gembira untuk umat yatu kembalinya al-Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian kedua kalinya.  Beliau bersabda:

«… ثم تكون خـلافة راشدة على منهاج النبوة، ثم سكت»

Kemudian akan ada Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian, kemudian beliau diam (HR Ahmad)

Yaitu Khilafah yang mengikuti manhaj kenabian yang akan kita saksikan tegaknya dalam waktu dekat atas izin Allah.

Revolusi dan transformasi umat yang penuh berkah sejatinya adalah untuk membebaskan diri dari kondisi mereka hari ini akan mengakhiri pemerintahan diktator, atas izin Allah.  Dan tuntutan umat atas penerapan Islam dan pemutusan perkara dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah serta tegaknya syariah Islam merupakan pendahuluan untuk tegaknya Islam kaffah setelah era pemerintahan diktator, atas izin Allah.  Hal itu sebagaimana yang diberitakan kabar gembiranya oleh Rasulullah saw.

Allah SWT telah berfirman:

]وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْناً يَعْبُدُونَنِي لاَ يُشْرِكُونَ بِي شَيْئاً وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ[

Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS an-Nur [24]: 55)

Penegakan sistem Islam yang mengikuti manhaj kenabian seperti yang dikabarkan berita gembiranya oleh rasulullah saw, mewajibkan pertama-tama kekuasaan umat itu harus independen berdiri sendiri.  Dan supaya kekuasaan umat itu independen berdiri sendiri maka umat harus bekerja dengan kemampuannya sendiri dan upayanya sendiri, menggunakan potensi-potensi umat sendiri, dan bertawakal hanya kepada Allah SWT.  Allah SWT berfirman:

]وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلْ الْمُؤْمِنُونَ[

Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal. (QS Ali Imran [3]: 160)

Dan untuk membebaskan diri umat dari pengaruh adidaya imperialis yang berambisi terhadap negeri kaum muslimin).  Allah SWT berfirman:

]وَلَنْ يَجْعَلَ اللَّهُ لِلْكَافِرِينَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ سَبِيلاً[

dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman. (QS an-Nisa' [4]: 141)

Jika kekuasaan umat telah menjadi independen berdiri sendiri maka umat telah menjadi mampu memutuskan nasibnya sendiri, mengimplementasikan kehendaknya, menerapkan kitab Rabbnya dan menegakkan diinnya.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here