Terus Berjuang! - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Saturday, March 21, 2020

Terus Berjuang!


Hadi Sasongko (Direktur POROS)

Di situasi berjangkitnya pandemi global yang mengancam jiwa,  kami mengucapkan selamat berjuang bagi saudara - saudari kami tercinta. Semoga Allah SWT, memberikan kasih sayang kepada Anda dan mengizinkan Anda masuk ke dalam Jannah tanpa hisab. Semoga Allah SWT memberikan banyak kesabaran dan kekuatan bagi keluarga dan anak-anaknya serta generasi penerus.

"Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS Al-Zumar 39: 10)

Fokus hidup kita hari ini adalah selalu mempersiapkan pertemuan dengan Allah SWT. Dalam suka dan duka, dalam sehat dan sakit, menghabiskan waktu kita untuk menyerukan pandangan-pandagan Islam tentang kehidupan dan menjelaskan kepada umat dengan penuh kesabaran dan kelembutan. Rotor inspirasi bagi sekeliling kita hingga nafas terakhir.

Kepada rekan - rekan yang istiqomah berjuang, mengemban pemikiran Islam yang jernih, murni dan mengkristal, serta ditemukan ada dalam semua kitab-kitab Islam, seperti fiqih, hadits, sirah, khabar, dan lainnya. Tetap tegar, perjuangan pasti menemukan tantangan dan hambatan. Sudah biasa, ketika para aktivis yang kritis terhadap rezim yang zalim difitnah macam - macam. Namun semua sepakat bahwa setiap tuduhan yang tidak disertai dengan argumen dan bukti merupakan tuduhan palsu dan batil.

Yang ditakutkan imperialis Barat dan agen - agennya dari dakwah dan perjuangan, dan yang menjadikan musuh utamanya adalah upaya rekan - rekan aktivis Islam untuk membebaskan umat dari pemikiran Barat, membebaskan dari ketergantungannya, dan mencabut sistem kapitalismenya yang memungkinkan Barat menjarah kekayaan umat dan sumber daya alamnya.

Yang paling ditakuti oleh Barat dan alat-alatnya adalah jika masyarakat dekat dengan pemikiran Islam kaffah, sebab jika pemikiran itu sampai pada telinga dan hati yang sadar di antara generasi umat yang mukhlis di dalam tentara, maka hal itu akan membuat mereka menemukan garis hidup yang mereka cari dan yang akan mereka dukung, seperti halnya yang dahulu dilakukan kaum Anshar leluhur mereka, bahwa mereka akan mendirikan negara yang ditakuti oleh Barat, yang akan mengakhiri puluhan tahun ketergantungan negeri-negeri kami dan sistem pemerintahannya terhadap pemikiran dan kebijakan Barat, serta menghentikan aliran penjarahan kekayaan negeri kami yang mengalir ke gudang harta mereka, dan akan mengusir kaum penjajah ke negerinya sehingga mereka pulang dengan diselimuti kekecewaan, itupun jika mereka masih memiliki negeri.

Realitas yang tidak menyenangkan adalah bahwa nasib para agen barat pada dasarnya bergantung pada narasi, arahan, deklarasi, tweet, dan instruksi dari tuan mereka. Para agen yang ditanam di negeri - negeri target barat, tidak lebih dari boneka-boneka memalukan dari kaum Barat penjajah, di mana mereka dieksploitasi sebagai pemain catur dalam permainan politik mereka, sementara mereka tidak menerima sedikitpun kemuliaan dan kehormatan dari tuannya.

Sebagian penguasa tangan tuan-tuan kaum Barat, yang tidak hanya menjauhkan mereka dari Allah, tetapi juga dari rakyatnya sendiri... Kondisi mereka bergoyang-goyang seperti pohon-pohon yang tidak memiliki akar kuat. Padahal, sejarah selalu membuktikan bahwa kekuatan Barat selalu membuang bonekanya setelah mengeksploitasinya, dan mengakhiri kehidupan politik mereka begitu misi mereka selesai.

Untuk itu, rekan - rekan kami... terus bergerak, bersabar, sampai kebenaran tegak. Dan Islam menjadi rahmatan lil 'alamiin.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here