Institusi Kekuasaan Yang Menerapkan Syariah - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, April 28, 2020

Institusi Kekuasaan Yang Menerapkan Syariah

Indarto Imam

Ramadhan adalah momentum ketaatan, dimana ketaatan seorang Muslim sedang dalam puncaknya. Terlebih, ketika mereka hidup dalam kehidupan Islam dalam seluruh aspek kehidupannya, di saat negara menerapkan syariat Islam secara kaffah. Ketaatan inilah yang menjadi sumber kekuatan dan kemenangan kaum Muslim dalam menghadapi musuh-musuhnya. Inilah yang dinyatakan oleh 'Umar bin al-Khatthab radhiya-Llahu 'anhu:

وَإِنْ لَمْ نُغَالِبْهُمْ بِطَاعَتِنَا، غَلَّبُوْنَا بِقُوَّتِهِمْ..

"Jika kita tidak bisa mengalahkan mereka dengan ketaatan kita, maka mereka pasti akan mengalahkan kita dengan kekuatan mereka."

Ketaatan inilah yang menjadi sumber kekuatan dan kemenangan pasukan kaum Muslim saat Perang Badar Kubra, dan Penaklukan Kota Makkah. Sebaliknya, ketidaktaatan telah menjadi sumber kelemahan dan kekalahan mereka saat Perang Uhud. Saat pasukan pemanah yang ditugaskan menempati Jabal Rumat tidak menaati titah Nabi saw.

Ramadhan adalah juga momentum ketakwaan. Ketakwaan bisa diwujudkan secara sempurna dengan jalan mengambil dan menerapkan hukum-hukum syariah secara menyeluruh (kaaffah). Namun faktanya, saat ini banyak sekali hukum syariah yang belum bisa kita jalankan, terutama hukum syariah yang berkaitan dengan pengaturan urusan publik seperti politik, pemerintahan, ekonomi, sosial, interaksi pria-wanita, keamanan, pidana, politik luar negeri dan lainnya.

Dalam menyikapi kondisi negeri penuh bencana dan ujian seperti itu, tentu kita tidak boleh berpuas diri dan bersikap pasrah menerima keadaan. Sikap demikian bisa jadi termasuk sikap mengabaikan dan menelantarkan kewajiban mewujudkan ketakwaan. Padahal ketakwaan akan mendatangkan keridhaan Allah SWT dan mengantarkan pada kenikmatan surga yang dirindukan semua orang.

Kunci bagi penerapan syariah Islam yang saat ini belum bisa diterapkan adalah adanya institusi kekuasaan yang menjalankan dan menerapkan syariah secara kaffah (keseluruhan).  Institusi kekuasaan inilah yang harus diupayakan agar seluruh syariah Islam bisa diterapkan. Dengan begitu ketakwaan sempurna bisa terwujud. Institusi kekuasaan seperti itu dalam syariah Islam dinamakan Khilafah sebagaimana yang dinyatakan di dalam banyak nas hadis. Khilafah telah menjadi ijmak sahabat dan dipraktekkan serta dilestarikan oleh kaum Muslim dari generasi ke generasi.

Karena itu dengan kedatangan bulan Ramadhan ini, seharusnya semua kaum Muslim lebih menguatkan tekad dan menyingsingkan lengan untuk mengupayakan terwujudnya institusi kekuasaan yang menerapkan syariah secara keseluruhan itu, yakni mengupayakan penegakan kembali Khilafah sebagaimana yang telah disyariatkan.

Lebih dari itu, Khilafah merupakan kewajiban sebagaimana ditegaskan oleh para ulama dari semua mazhab. Khilafah tidak lain merupakan bagian dari hukum dan ajaran Islam yang harus diwujudkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketakwaan di tengah umat.

Sebagai kewajiban syariah serta bagian dari hukum dan ajaran Islam, tentu Khilafah dan seruan serta upaya untuk mewujudkan Khilafah tidak layak dan tidak boleh dianggap sebagai sesuatu yang buruk dan ancaman apalagi dikriminalisasi.  Anggapan dan tindakan seperti itu tentu tidak lahir dari ketakwaan yang semestinya dipupuk dan dikokohkan melalui shaum Ramadhan.

Sebaliknya, seruan dan upaya mewujudkan kembali Khilafah yang akan menerapkan syariah secara keseluruhan sejatinya merupakan kebaikan dan akan membawa kebaikan bagi negeri ini. Semua itu tidak lain merupakan bentuk ketakwaan penduduk negeri yang akan membuat pintu keberkahan di langit dan di bumi dibuka oleh Allah SWT sebagaimana janji Allah SWT dalam firman-Nya:

]وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

Jika saja penduduk negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan bagi mereka pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi (TQS al-Araf [7]: 96).

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here