Khilafah bukan Kelompok Bersenjata, Tapi Negara Berdaulat yang Akan Menyelamatkan Umat - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Thursday, April 16, 2020

Khilafah bukan Kelompok Bersenjata, Tapi Negara Berdaulat yang Akan Menyelamatkan Umat


Oleh: M. Efendi, M. Pd. - Departemen Data dan Informasi HRC (El Harokah Research Center)

Lagi-lagi khilafah dikaitkan dengan kelompok bersenjata yang ingin memberontak pada kekuasaan rezim yang dzalim.  Rakyat yang muak dengan sistem demokrasi dan tidak sabar dengan perubahan hakiki akan menempuh jalan kekerasaan untuk mendapatkan kekuasaan,  padahal kekerasan untuk mendirikan sistem pemerintahan Islam tidak dicontohkan oleh rasullulah.  Niat baik tapi tidak dilakukan dengan cara yang benar hasilnya tidak baik. Fakta membuktikan cara kekerasan tidak bisa mewujudnya tegaknya khilafah, sebaliknya malah apa yang mereka lakukan telah dimanfaatkan oleh mereka yang membenci khilafah untuk mendiskreditkan sistem pemerintahan Islam yang akan menerapkan ajaran Islam secara kaffah.

Gerakan militan Islam yang meneror kawasan utara Mozambik sejak lebih dari dua tahun mendadak semakin menggebu dalam beberapa pekan terakhir, dengan terang-terangan mengungkap identitas gerilayawan dan secara lugas mendeklarasikan kekhalifahan Islam di atas negeri kaya sumber daya tersebut. Dalam beberapa pekan terakhir kelompok jihad ini menduduki gedung-gedung pemerintah, merampok bank-bank, memblokir jalan utama dan mengibarkan bendera hitam putih di sejumlah kota dan desa. (https://m.detik.com/news/dw/d-4978793/kelompok-tak-dikenal-deklarasikan-khilafah-islam-di-mozambik)

Khilafah adalah negara berdaulat yang akan menyelamatkan umat dari penguasa yang dzalim. Khilafah dibanguan atas kesadaran umat yang menginginkan kehidupan Islami, bukan kesadaran yang dipaksakan dengan menggunakan sejata. Tidak pula kesadaran umat dibangun dengan teror yang membuat mereka ketakutan.
Sebelum sistem pemerintah Islam berdiri di Madinah, rasullulah tidak menggunakan kekerasan dalam dakwahnya bersama para sahabat. Meskipun permusuhan dan kebencian kafir quraisy begitu besar ketika dakwah menyeru pada ajaran Islam dilakukan secara terang-terangan, rasullulah tidak membalas dengan kekerasan. Penyiksaan, propaganda hitam dan juga pemboikotan tidak merubah cara dakwah rasul dengan perang pemikiran dengan menyampaikan kebenaran Islam dan kerusakan pemikiran sistem jahiliyah saat itu. Atas petunjuk Wahyu dakwah tanpa kekerasan dilakukan di Mekah meskipun permusuhan mereka telah melukai dan menyakit kaum Muslimin saat itu yang berpegang teguh pada agama Allah.

Rasullulah tidak memaksa penduduk Madinah untuk menerima Islam tapi dengan kesadaran mereka menerima rasullulah dan risahnya dengan melakukan baiat kepada beliau. Dan saat itulah sistem pemerintahan Islam berdiri di Madinah tanpa menggunakan kekerasan apalagi dengan teror yang menyebarkan ketakutan di tengah umat.

Barulah setelah negara Islam berdiri di Madinah Islam melakukan tindakan nyata untuk menyelamatkan umat dari penindasan penguasa rezim yang tidak manusiawi. Khilafah tidak akan membiarkan kedzaliman terjadi di muka bumi. Umat memang butuh khilafah saat ini agar mereka bisa berlindung dan memperjuangkan agama Allah dengan metode dakwah dan jihad. Khilafah adalah negara berdaulat dan kuat karena didukung sepenuhnya oleh rakyat bukan kelompok bersenjata yang tidak memiliki wilayah dan menebar teror di tengah umat. Sekali lagi setelah di suriah dan Irak, sekarang muncul lagi kelompok bersenjata yang mengaku memperjuangkan tegaknya khilafah. Munculnya kelompok ini bisa jadi konspirasi jahat kafir barat yang ingin mendeskreditkan tujuan mulia umat untuk menegakkan khilafah. Umat yang tidak sabar atas perubahan hakiki dimanfaatkan oleh penjajah kafir barat untuk menghalangi tegaknya khilafah dengan menebarkan framing buruk tentang khilafah melalui media mereka sehingga umat Islam akan merasa phobia terhadap Islam dan perlahan menjauhkan umat dari keyakinan mereka sendiri. Umat bahkan alergi dan memusuhi khilafah yang merupakan makhkota kewajiban karena hanya khilafah yang akan bisa menerapkan ajaran Islam secara kaffah dalam kehidupan nyata dan mengembalikan kehidupan Islam yang dulu pernah ada saat Islam memimpin dunia.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here