Pejuang Islam Ditangkap! - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, April 7, 2020

Pejuang Islam Ditangkap!


(Menolak Pembunuhan Karakter Terhadap Ustadz Ali Baharsyah)

Fajar Kurniawan (Analis Senior PKAD)

Ustadz Ali Baharsyah, mubaligh muda dengan gayanya yang jhas dan ceplas - ceplos mengkritisi banyak hal telah ditangkap. Kuasa hukumnya, tim LBH Pelita Umat mengecam Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri yang mengaitkan Ali Baharsyah dengan kasus Pornografi.

Kuasa hukum Ustadz Ali menduga terjadi pembunuhan Karakter (Character Assassination) terhadap kliennya sebagaimana dahulu juga pernah terjadi terjadi dan dialami oleh Habib Muhammad Rizq Syihab yang dituding melakukan Chat Mesum.

Anehnya dalam proses Pemeriksaan yang dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang didampingi oleh Tim hukum LBH Pelita Umat, tidak ada satupun materi pertanyaannya terkait pornografi dan tidak ada satupun bukti hukum baik berupa file atau penayangan video atau gambar yang memuat pornografi.

Selain tudingan negatif tersebut, unggahan video dari Ustadz Ali Vaharsyah yang mengkritik kebijakan zalim Rezim Komunis China terhadap Muslim Uighur di Xinjiang yang dianiaya, ditindas, diintimidasi, dipaksa melepaskan akidahnya dan membandingkannya dengan Etnis China di negeri ini yang aman dan mendapatkan kebebasan dalam menjalankan ibadahnya, mendirikan rumah ibadah, menjadi pejabat bahkan menjadi orang paling kaya. Video ini dianggap Rasis dan Menebar Kebencian berdasarkan SARA. Saya menduga, penangkapan beliau dikarenakan ustadz Ali Baharsyah sering melakukan koreksi atau kritik atas sejumlah kebijakan dan tindakan penguasa yang dinilai tidak pro rakyat.

Dari kasus ini, kita semua umat Islam hendaknya mendukung dan membela aktivitas dakwah, mubaligh muda Ustadz Alimudin Baharsyah yang membela saudara muslim Uighur di Xinjiang yang saat ini dizalimi oleh rezim.

Selain itu sebagian publik hari ini memahami bahwa propaganda perang melawan radikalisme selama ini menyasar Islam dan umat Islam, apalagi menyandingkan radikalisme, ujaran kebencian dan bahkan terorisme.

Radikalisme hari ini sering dikaitkan dengan aspirasi umat untuk menerapkan syariah Islam, termasuk menginginkan persatuan umat di bawah naungan Khilafah. Sesuatu, yang menurutnya, merupakan bagian dari ajaran Islam. Kita menolak penangkapan Ustadz Ali ini, menjadi legitimasi untuk mengkriminalkan umat Islam yang menyerukan syariah Islam di kemudian hari.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here