Ramadhan dan Momentum Al Isti'dad Li Yawm Ar Rahil - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Wednesday, April 29, 2020

Ramadhan dan Momentum Al Isti'dad Li Yawm Ar Rahil

dr. M. Amin

Alhamdulillah, bulan Ramadhan 1441 H yang penuh kemuliaan menghampiri kita, bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan kembali hadir di tengah kita. Allah SWT telah menjanjikan pahala berlipat ganda selama bulan suci ini bagi siapa saja yang menunaikan amal salih yang dilandasi oleh keimanan dan dilakukan ikhlas semata-mata mengharap ridha Allah SWT.

Karena itu sepantasnya setiap Muslim senantiasa bersemangat untuk melakukan amal-amal salih selama Ramadhan ini.

Semua amal salih yang dilaksanakan selama Ramadhan haruslah bisa memupuk ketakwaan pada diri kaum Muslim. Ketakwaan itulah hikmah yang mesti diwujudkan dari ibadah selama Ramadhan, terutama ibadah puasa. Allah SWT berfirman:

]يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ[

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagaimana puasa itu telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian, agar kalian bertakwa (TQS al-Baqarah [2]: 183).

Sebagaimana yang dikatakan oleh Sayidina Ali bin Abi Thalib ra., takwa adalah al-khawf min al-jalil wa al- 'amalu bi at-tanzil wa al-qana' atu bi al-qalil wa al-isti'dad li yawm ar-rahil (takut kepada Allah Zat Yang Maha Agung, mengamalkan al-Quran, qana'ah dari dunia dengan [mengambil] sedikit dan menyiapkan bekal untuk menghadapi Hari Akhirat). Imam an-Nawawi di dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan, bahwa takwa adalah imtitsalu li awamirillah wa ijtinabu li nawahihi (melaksanakan perintah-perintah Allah dan menjauhi larangan-larangan-Nya). Takwa bisa juga dimaknai sebagai kesadaran akal dan jiwa serta pengetahuan syar'i atas kewajiban untuk mengambil halal dan haram sebagai standar bagi seluruh aktivitas, lalu merealisasikannya secara praktis ('amali).

Ibadah Ramadhan, khususnya puasa, diwajibkan oleh Allah SWT kepada kaum Mukmin. Dengan melaksanakan ibadah puasa, kaum Mukmin akan bisa memupuk ketakwaan dalam diri mereka dan di tengah-tengah mereka. Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi di dalam Aysar at-Tafasir menjelaskan makna firman Allah SWT "la'allakum tattaqun", yakni agar dengan puasa itu Allah SWT mempersiapkan kalian untuk takwa, yaitu melaksanakan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-larangan-Nya.

Selain merupakan hikmah yang mesti diwujudkan sebagai buah dari puasa dan ibadah Ramadhan, ketakwaan itu juga diperintahkan oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman:

]يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ[

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kalian kepada Allah dengan sebenar-benar takwa, dan janganlah sekali-kali kalian mati melainkan dalam keadaan beragama Islam (TQS Ali Imran [3]: 102).

Ketakwaan itu bisa direalisasikan oleh setiap individu Muslim dengan jalan senantiasa terikat dengan hukum-hukum Allah SWT di dalam kehidupannya. Caranya adalah dengan menjadikan halal dan haram atau syariah Islam sebagai standar dalam hidupnya. Dengan kata lain, yang halal diambil dan dilaksanakan, sementara yang haram dijauhi sejauh-jauhnya.

Ketakwaan bukan hanya harus diwujudkan pada tataran individu, namun juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat. Allah SWT berfirman:

]وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ[

Jika saja penduduk negeri beriman dan bertakwa, niscaya Kami akan membukakan bagi mereka pintu-pintu keberkahan dari langit dan bumi (TQS al-A'raf [7]: 96).

Ayat di atas memang menggunakan redaksi berita, tetapi di dalamnya berisi pujian. Sesuai ketentuan ushul fikih, jika suatu berita disertai dengan pujian maka maknanya adalah perintah. Karena itu meski menggunakan redaksi berita, sesungguhnya ayat tersebut memerintahkan penduduk negeri agar mereka beriman dan bertakwa secara bersama-sama dalam kehidupan bermasyarakat.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here