Ramadhan Tempoe Doeloe - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, April 28, 2020

Ramadhan Tempoe Doeloe


Fajar Afifudin (Tabayyun Center)

Ramadhan identik dengan al-Quran. Hal tersebut karena pada bulan inilah al-Quran pertama kali diturunkan. Imam Ibnu Katsir, ketika menafsirkan QS al-Baqarah ayat 285, menyatakan bahwa Allah SWT memuji dan mengagungkan bulan suci Ramadhan dari bulan-bulan lainnya, dengan memilih bulan ini sebagai bulan turunnya al-Quran al-Karim. Oleh karena itu, bulan Ramadhan sering disebut Syahrul Quran.

Ramadhan juga bulan jihad. Rasulullah saw. dan para Sahabat serta umat Islam terdahulu telah memberikan teladan terbaik. Pada bulan Ramadhan mereka tidak hanya mengamalkan ibadah ritual semata, namun juga menjakankan berbagai aktivitas politik hingga perang jihad fii sabilillah. Sebagai contoh, Perang Badar terjadi pada bulan Ramadhan tahun 2 Hijriyah. Pada perang ini, 313 pasukan Islam berhadapan dengan 1.000 pasukan kaum musyrik. Peristiwa Fathu Makkah juga terjadi pada bulan Ramadhan, yakni pada tahun 8 Hijriyah. Rasulullah saw. beserta 10.000 pasukan yang bergerak dari Madinah akhirnya mampu menguasai Makkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikitpun. Peristiwa perjalanan pasukan kaum Muslim di bawah pimpinan Rasulullah ke Tabuk juga terjadi pada bulan Ramadhan. Pasukan yang berjumlah 30.000 orang tersebut bergerak dari Madinah pada saat musim panas yang sangat terik menuju Tabuk yang dikuasai oleh pasukan Romawi. Meskipun pada akhirnya pertempuran tidak terjadi, Rasulullah saw. telah menanamkan keberanian pada pasukan kaum Muslim untuk menghadapi pasukan Romawi yang saat itu terkenal sangat tangguh.

Pada 28 Ramadhan tahun 92 Hijriyah, pasukan kaum Muslim di bawah pimpinan Thariq bin Ziyad dikirim oleh Khilafah Bani Umayyah untuk membebaskan Andalusia di Spanyol. Thariq memimpin pasukannya menyeberangi laut yang memisahkan Afrika dan Eropa tersebut. Akhirnya, Andalusia berhasil dibebaskan dan selama 8 abad menjadi pusat peradaban yang tinggi di bawah naungan Islam. Pada 15 Ramadhan 658 Hijriyah pasukan kaum Muslim dibawah pimpinan Sultan Qutuz dari Dinasti Mamluk Mesir berhasil mengalahkan pasukan Mongol di 'Ain Jalut daerah Palestina. Pada 15 Ramadhan 1294 Hijriyah sebanyak 34.000 orang pasukan kaum Muslim Khilafah Ustmaniyah di bawah pimpinan Ahmad Mukhtar Basya berhasil mengalahkan tentara Rusia yang berjumlah 740.000 orang dalam peperangan Yakhliz.

Peristiwa-peristiwa tersebut menjadi teladan bagi kita, bahwa Rasulullah dan umat Islam terdahulu mengisi bulan Ramadhan tidak hanya dengan amal-amal ibadah ritual, namun juga amal-amal politik. Pada bulan Ramadhan ini semestinya juga kaum Muslim mengisinya dengan berbagai aktivitas ibadah spiritual serta aktivitas politik. Adapun aktivitas politik yang paling penting saat ini adalah memperjuangkan tegaknya syariah Islam secara kaffah yang akan menyatukan multi-potensi kekuatan umat Islam di seluruh dunia. Sehingga umat Islam akan mampu kembali memimpin dunia dan Islam sebagai rahmatan lil 'alamin bisa menjadi kenyataan.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here