Jangan Menjadi Penghalang - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, May 8, 2020

Jangan Menjadi Penghalang

Hadi Sasongko

Problem hari ini banyak hukum-hukum Allah SWT yang tidak diterapkan dalam tataran bernegara, selain itu juga di tengah-tengah mereka bermunculan kelompok-kelompok yang menghadang manusia dari jalan Allah SWT. Mereka mencoba memalingkan manusia yang hendak melangkah ke jalan kebenaran, menjemput hidayah. Mereka justru dicegah, dihalang-halangi dan diintimidasi. Perbuatan ini amat dicela oleh Allah SWT, bahkan pelakunya diancam dengan azab yang pedih, sebagaimana firman-Nya:

أَلَا لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ (18) الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ وَيَبْغُونَهَا عِوَجًا وَهُمْ بِالْآخِرَةِ هُمْ كَافِرُونَ (19) أُولَئِكَ لَمْ يَكُونُوا مُعْجِزِينَ فِي الْأَرْضِ وَمَا كَانَ لَهُمْ مِنْ دُونِ اللَّهِ مِنْ أَوْلِيَاءَ يُضَاعَفُ لَهُمُ الْعَذَابُ

Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim, (yaitu) orang-orang yang menghalangi (manusia) dari jalan Allah dan menghendaki (supaya) jalan itu bengkok. Mereka itulah orang-orang yang tidak meyakini adanya Hari Akhirat. Mereka itu tidak mampu menghalang-halangi Allah untuk (mengazab mereka) di bumi ini. Sekali-kali tidak ada bagi mereka penolong selain Allah SWT. Siksaan itu dilipat gandakan atas mereka  (TQS Hud [11]: 18-22).

Yang dimaksud dengan menghalangi manusia dari jalan Allah SWT, menurut Imam ath-Thabari yakni: menolak manusia dari mengikuti kebenaran dan meniti jalan hidayah yang mengantarkan pada (agama) Allah Azza wa Jalla dan mendekatkan mereka ke surga.

Di dalam ayat tersebut Allah SWT menyebutkan berbagai ancaman bagi siapa saja yang menghalang-halangi manusia berjalan di jalan-M. Mereka dilaknat, diancam dengan azab-Nya, tidak akan mendapatkan pertolongan-Nya, dilipatgandakan azab-Nya atas mereka, usaha mereka akan lenyap dan di akhirat akan merugi.

Rasulullah saw. juga mengingatkan orang-orang yang menebarkan permusuhan kepada sesama Muslim dengan kebatilan, padahal mereka tahu yang mereka lakukan adalah perbuatan batil. Beliau bersabda:

وَمَنْ خَاصَمَ فِى بَاطِلٍ وَهُوَ يَعْلَمُهُ لَمْ يَزَلْ فِى سَخَطِ اللَّهِ حَتَّى يَنْزِعَ عَنْهُ وَمَنْ قَالَ فِى مُؤْمِنٍ مَا لَيْسَ فِيهِ أَسْكَنَهُ اللَّهُ رَدْغَةَ الْخَبَالِ حَتَّى يَخْرُجَ مِمَّا قَالَ

Siapa saja yang berseteru dalam kebatilan, sementara ia tahui, maka ia senantiasa berada dalam kemurkaan Allah hingga ia meninggalkan perseteruan itu. Siapa saja yang mengatakan pada diri seorang Mukmin sesuatu yang tidak ada pada dirinya, maka Allah akan menempatkan dia dalam perasan penduduk Neraka hingga ia meninggalkan apa yang ia katakan (HR Abu Daud).

Untuk itu mari kita menjadi bagian dari para pejuang yang berjuang menegakkan syariah, dan jangan menjadi kelompok orang yang justru menghalangi manusia dari jalan Allah SWT. Sungguh telah jelas kerusakan menimpa kita karena kita jauh dari kehidupan Islam, sedangkan Islam senantiasa mengajak kita ke dalam petunjuk Allah SWT. Tak ada petunjuk yang paling lurus melainkan datang dari agama Allah SWT.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here