Kabar Gembira Dari Rasulullah - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, May 8, 2020

Kabar Gembira Dari Rasulullah

Achmad Fathoni

Kembalinya Khilafah bahkan merupakan kabar gembira (bisyarah) dari Rasulullah saw. Setelah era para penguasa diktator (mulk[an] jabbriy[an]) akan lahir Khilafah 'ala minhaj an-nubuwwah untuk kedua kalinya. Rasulullah saw., sebagaimana dituturkan oleh Hudzaifah bin al-Yaman, telah bersabda:

ثُمَّ تَكُوْنُ خِلَافَةً عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ ….

...Kemudian akan ada kembali Khilafah 'ala minhaj an-nubuwah (HR Ahmad).

Sungguh, janji Allah SWT bahwa kaum Muslim akan kembali berkuasa pasti benar. Demikian pula berita gembira dari Rasulullah saw. tentang akan kembalinya Khilafah 'ala minhaj an-nubuwwwah ke tengah-tengah umat.

Sungguh, jika Allah SWT berjanji, pasti Dia akan memenuhi janji-Nya. Namun demikian, janji Allah SWT tidak cukup sekadar diyakini, tetapi benar-benar harus kita wujudkan. Karena itu tidak boleh siapa pun berdiam diri menegakkan kembali syariah dan Khilafah dengan dalih bahwa itu sudah merupakan janji Allah SWT sehingga tidak perlu diperjuangkan.

Khilafah sekaligus merupakan berita gembira dari Rasulullah saw. Dulu para sahabat Rasulullah saw. tidak duduk berpangku tangan dalam menyikapi berita gembira ini. Sebaliknya, tatkala mereka mendengar berita gembira dari Rasulullah saw., mereka segera berjuang untuk mewujudkan kabar gembira tersebut. Mereka mengerahkan tenaga, pikiran, harta, bahkan nyawa demi 'izzul Islâm wa al-Muslimin. Jadi apa lagi yang kita tunggu? Siapa lagi yang kita nantikan? Biarlah kaum kafir memusuhi perjuangan ini semau mereka. Biarlah kalangan Muslim yang telah ter-'Barat'-kan pun menghalangi-halangi perjuangan kita. Namun, janganlah apa yang mereka lakukan itu menjauhkan kita dari perjuangan menegakkan Khilafah Rasyidah 'ala minhaj an-nubuwwah. Janganlah kita takut kepada mereka karena mereka juga manusia seperti kita. Hanya satu yang harus kita takuti, yaitu Allah SWT, Pencipta kita.

Dengan Khilafah akidah umat terjaga. Dengan Khilafah kesucian al-Quran al-Karim terlindungi dari berbagai penistaan. Dengan Khilafah penodaan terhadap kemuliaan Rasulullah Muhammad saw. dapat dicegah. Dengan Khilafah kehormatan, harta dan darah kaum Muslim terpelihara. Dengan Khilafah umat Islam pun dapat bersatu secara hakiki di bawah Panji Tauhid. Itulah Panji La ilaha illaLlah Muhammad RasululLah. Demikianlah sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Allah SWT:

﴿وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلا تَفَرَّقُوا﴾

Berpegang teguhlah kalian semuanya pada tali (agama) Allah dan jangan berpecah-belah (TQS Ali Imran [3]: 103).

Allah SWT pun tegas menyatakan:

﴿إِنَّ هَذِهِ أُمَّتُكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَأَنَا رَبُّكُمْ فَاعْبُدُونِ﴾

Sesungguhnya umat kalian ini adalah umat yang satu dan Aku adalah Tuhan kalian. Karena itu beribadahlah kalian kepada-Ku (TQS al-Anbiya' [21]: 92).

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here