Lanskap Energi Dunia Muslim - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Thursday, May 21, 2020

Lanskap Energi Dunia Muslim


Aminudin Syuhadak (Direktur LANSKAP)

Ketersediaan sumber-sumber energi di seluruh dunia merupakan tantangan masa depan. Sebagaimana yang ditunjukkan oleh dua perang dunia, kontrol atas sumber-sumber energi adalah kunci dari kesuksesan ekonomi dan karena itulah sangat mungkin akan pecah perang antara negara-negara paling kaya di dunia. Tanah kaum Muslim telah menjadi pusat konflik kolonial selama lebih dari satu abad. Hal ini karena Dunia Islam tidak pernah kekurangan sumberdaya energi yang mendasar diperlukan bagi industrialisasi. Sayang, negeri-negeri Muslim itu menyajikan gambar yang penuh kontradiksi. Ringkasan kekuatan Energi Dunia Muslim adalah sebagai berikut:

- 74% cadangan minyak dunia, yakni lebih dari setengah cadangan seluruh dunia, jika dikombinasikan, berada dalam tanah kaum Muslim.

- Dunia Muslim memompa 42% dari kebutuhan harian minyak dunia.

- Memiliki 54% dari cadangan gas dunia.

- Memompa 30% kebutuhan harian gas dunia.

- Arab Saudi memiliki ladang minyak Ghawar, yang merupakan ladang minyak terbesar di dunia.

- Iran dan Qatar memiliki ladang South Pars North Dome. Yang terletak di Teluk Persia adalah ladang gas terbesar di dunia.

- Iran juga memiliki cadangan gas alam terbesar di dunia setelah Rusia.

- Kuwait, negara-kota yang kecil, memiliki 10% cadangan minyak dunia.

- Pembangkit Shoaiba dan tempat desalinasi adalah kompleks pembangkit Combine Cycle Gas Turbine (CCGT), Desalinasi di Arab Saudi, pembangkit listrik terbesar di dunia berbahan bakar fosil, serta pembangkit air dan listrik terintegrasi ketiga terbesar di dunia.

- Kazakhstan adalah produsen uranium terbesar di dunia setelah Australia dan memiliki cadangan uranium terbesar setelah Australia. Kazakhstan saja memiliki 20% uranium dunia.

- Pakistan memiliki cadangan batubara terbesar setelah Amerika Serikat. Ladang batubara Thar di Sindh adalah ladang batubara terbesar di dunia.

- Pembangkit Brunei Liquefied Natural Gas (BLNG), dibangun pada tahun 1972, adalah ladang gas alam cair terbesar di dunia.

- Qatar, Indonesia dan Malaysia adalah negara eksportir gas alam cair (LNG) terbesar dunia.


Walaupun memiliki banyak kelebihan seperti itu, dunia Muslim memiliki infrastruktur energi yang buruk dimana banyak orang hidup tanpa listrik. Di Arab Saudi dan negara-negara Teluk, dengan infrastruktur energi yang telah maju saja, banyak dari penduduknya yang hidup dalam kemiskinan.

Infrastruktur di Teluk Persia dan Hijaz dikembangkan oleh Inggris dan Amerika Serikat. Namun, sangat sedikit transfer keterampilan yang dilakukan sehingga membuat kawasan itu bergantung pada keterampilan Barat.

Meskipun produksi minyak dan konsumsinya akan terus meningkat, selama 30 tahun terakhir, sangat sedikit kilang yang dibangun di seluruh dunia. Wilayah yang memiliki cadangan minyak terbesar (61%) dan memompa 31% minyak dunia, yakni Timur Tengah, hanya bisa menyuling 8% dari jumlah itu; 76% minyak dunia disuling di daerah dengan sedikit sumber minyak, tetapi dengan permintaan minyak yang meningkat. Amerika menyuling 20% minyak dunia, sementara Eropa menyuling 22% minyak dunia dan Timur Jauh 27% dari minyak dunia.

Oleh karena itu, meskipun Dunia Islam mempunyai pangsa minyak yang besar, pada dasarnya hal itu tidak ada gunanya karena ketidakmampuan untuk melakukan semuanya. Karena alasan ini sebagian besar minyak disalurkan untuk Timur Jauh dan Eropa untuk bisa disuling, lalu produknya dijual kembali bagi dunia Muslim.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here