Dibutuhkan Tentara Pro Rakyat - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, July 7, 2020

Dibutuhkan Tentara Pro Rakyat


Agung Wisnuwardana [Strategic And Military Power Watch]

Hakikatnya tentara itu lahir dari rakyat. Sikap tentara adalah bergantung kepada rakyat karena rakyat ibarat ibu yang mengandung dan membesarkan tentara yang kelak akan membelanya. Karena itu semestinya kepentingan rakyat akan selalu dibela oleh tentara. Tentara tidak boleh berpihak kepada kepentingan asing, juga tidak boleh dikooptasi oleh kepentingan politik kotor ataupun oleh kepentingan ekonomi para pengusaha yang rakus. Tentara tidak boleh dijadikan alat untuk membela kepentingan itu. Tentara tidak boleh dijauhkan dan dibenturkan dengan rakyat.

Tentara adalah alat negara. Ia akan mengabdi pada konstitusi negara. Konstitusi yang merupakan kehendak dari rakyat. Tentara bukan alat pemerintahan, alat untuk melanggengkan kekuasaan praktis dari pejabat yang berkuasa. Pada praktiknya, tentara tidak boleh terjebak dalam kekuasaan praktis.

Adapun gagasan memisahkan tentara dari rakyat di negeri ini akibat pengaruh dari pemikiran Barat. Para intelektual sekular yang melihat pola pengaturan militer di Barat memandang bahwa idealnya tentara dijauhkan dari rakyat. Karena militer adalah alat negara, ia harus fokus untuk menghadapi musuh negara. Para intelektual ini lupa bahwa sejarah pembentukan tentara di Indonesia berbeda dengan tentara di Barat sana. Di sini, tentara lahir dari rakyat dan hidup bersama rakyat.

Tentara tidak boleh terbeli oleh kepentingan asing. Tentara tidak boleh menjadi agen bagi kepentingan asing, hingga menjadi proxy atau boneka. Sebab biasanya ketika mereka dibidik oleh asing, mereka dikader sejak dini. Mengenyam pendidikan asing, dilakukan pendekatan-pendekatan, sampai akhirnya memang dijadikan boneka. Bila menjadi pimpinan, dengan karakter kedisiplinan tentara, ia akan menularkannya ke anak buahnya. Karena itu ia akan jadi bahaya bila menjadi pucuk pimpinan tentara.

Ada juga yang memang sedari awal sudah berkolaborasi dengan berbagai kepentingan. Tidak perlu dikader, ia dengan penuh kesadaran menghamba pada kepentingan asing. Bisa dengan alasan ekonomis; keuntungan proyek militer dengan menggantungkan pada alusista negara tertentu dengan mengambil keuntungan pribadi. Jadilah negara dirugikan oleh kepentingan pribadinya.

Sebagai seorang Muslim, tentara pun harus memahami nilai-nilai keislaman dengan benar. Islam mengajarkan tentang dakwah. Apalagi dalam Islam sebenarnya tentara adalah para pendakwah. Pada zaman Rasulullah saw. dan generasi setelahnya para tentara Islam justu adalah para pendakwah Islam. Ketika tentara Islam akan menaklukan suatu negeri, mereka akan memulainya dengan mendakwahi penduduknya terlebih dulu. Apabila dakwah diterima, peperangan tidaklah akan terjadi karena ada penerimaan Islam secara damai. Jika pada akhirnya harus terjadi peperangan, kemudian musuh dapat ditaklukan, maka para tentara tersebut akan mengkonsolidasikan masyarakat yang mereka taklukan. Fungsi dakwah kembali muncul di sini. Sebabnya, para tentara ini harus mengintegrasikan masyarakat yang mereka taklukan ke dalam perlindungan dan penguasaan Islam.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here