Dicabutnya Ilmu, Maraknya Kebodohan - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, August 18, 2020

Dicabutnya Ilmu, Maraknya Kebodohan


Suro Kunto

Dalam Kitab Shahih al-Imam Muslim fi Syarhin Nawawi, pada bab "raf' il ilmi wa qabdhihi wa dhuhuril jahli wal fitani fi akhiriz zamani, diangkat dan dicabutnya ilmu, serta munculnya kebodohan dan fitnah di akhir zaman", terdapat hadits berikut.

Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh; telah menceritakan kepada kami Abdul Waris; telah menceritakan kepada kami Abu al-Tayyah; telah menceritakan kepadaku Anas bin Malik, ia berkata: Rasulullah saw bersabda:

مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ العِلْمُ وَيَثْبُتَ الجَهْلُ وَيُشْرَبُ الخَمْرُ وَيَظْهَرَ الزِّنَا

"Di antara tanda-tanda—dekatnya—hari kiamat adalah: diangkatnya ilmu, maraknya kebodohan, merajalelanya pesta minum khamer (minuman keras) dan perzinahan."

Sabda Rasulullah saw: "Di antara tanda-tanda—dekatnya—hari kiamat adalah: diangkatnya ilmu, maraknya kebodohan, merajalelanya pesta minum khamer (minuman keras) dan perzinahan", adalah susunan matan hadits yang paling banyak diriwayatkan.

Hal ini lebih dijelaskan lagi pada matan hadits yang lain, bahwa tanda-tanda dekatnya hari kiamat adalah "sedikitnya jumlah kaum laki-laki disebabkan peperangan, dan banyaknya jumlah kaum perempuan". Oleh karena itu, maraklah kebodohan, korupsi, pesta perzinahan dan minuman keras; serta timbul kebiasaan tidak menunaikan kewajiban, sebaliknya senang mengambil hak-hak orang lain.

Jk kita renungkan, sekarang kita hidup dalam situasi terangkatnya ilmu, maraknya kebodohan, kebiasaan pesta minuman keras dan perzinahan. Tidakkah umat ini melihat banyak orang yang berilmu berjubah kemunafikan yang senantiasa menciptakan kerusakan di rumah-rumah Allah? Tidakkah kita melihat kebodohan telah merata mewarnai kehidupan umat? Kemudian, tidakkah kita melihat peredaran minuman keras, sehingga ia tidak ubahnya air mineral yang diminum di negeri-negeri kaum Muslim? Dan juga mewabahnya perzinahan?

Realitas yang dialami oleh umat Islam saat ini, adalah gambaran apa yang dikatakan oleh hadits syarif tersebut, bagaimana tidak, kaum Muslim benar-benar diselimuti kezaliman dan amoralitas, namun mereka tidak berdaya untuk mengingkarinya, kecuali orang yang mendapatkan rahmat Allah? Realitas ini juga membenarkan apa yang disabdakan oleh Rasulullah saw.:  "Ingatlah bahwa akan ada di tengah-tengah kalian para pemimpin yang menyesatkan. Mereka membuat keputusan untuk kepentingan dirinya sendiri, tidak untuk kebaikan kalian (rakyat). Jika kalian menaati mereka, maka mereka menyesatkan kalian. Jika kalian membangkangnya, maka mereka membunuh kalian." (HR. Thabrani).

 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here