Dimana Ada Hukum Syariah, Di Situ Pasti Ada Kemaslahatan - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, August 3, 2020

Dimana Ada Hukum Syariah, Di Situ Pasti Ada Kemaslahatan



Anwar Rosadi 

Secara i'tiqadi, Allah SWT telah menjamin syariah pasti akan membawa rahmat.  Nabi Muhammad saw. diutus untuk membawa Islam sebagai rahmat bagi alam semesta (rahmat[an] li al-'alamin).  Dari berbagai ayat dan hadis, kita  dapat disimpulkan bahwa 'hinama yakunu asy-syar'u takunu al-maslahah' (dimana ada hukum syariah, di situ pasti ada kemaslahatan). Sejarah pun membuktikan hal itu.  Kejayaan Islam pada masa lalu diraih ketika kehidupan Islam—yang di dalamnya diterapkan syariah dalam institusi Khilafah—terwujud serta umat Islam bersatu dan bekerja keras di bawah kepemimpinan seorang khalifah. Maka dari itu, kejayaan yang sama akan diraih kembali pada masa yang akan datang melalui jalan serupa.

Kejayaan Islam di bawah naungan Khilafah diakui oleh siapapun yang membaca sejarah dengan jujur. Di antaranya, Will Durant, dalam The Story of Civilization, vol. XIII, menulis:

Para khalifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan kerja keras mereka. Para khalifah itu juga telah menyediakan berbagai peluang untuk siapapun yang memerlukannya dan memberikan kesejahteraan selama berabad-abad dalam wilayah yang sangat luas. Fenomena seperti itu belum pernah tercatat (dalam sejarah) setelah zaman mereka. Kegigihan dan kerja keras mereka menjadikan pendidikan tersebar luas, hingga berbagai ilmu, sastra, filsafat dan seni mengalami kemajuan luar biasa, yang menjadikan Asia Barat sebagai bagian dunia yang paling maju peradabannya selama lima abad.

Jadi, bila bukan dengan Khilafah, lantas dengan apa umat Islam akan meraih kembali kejayaannya?

Orang akan cenderung menjadi baik dalam lingkungan dan sistem yang baik. Begitu sebaliknya, orang yang baik akan cenderung tergerus kebaikannya dalam lingkungan dan sistem yang buruk. Dalam lingkungan yang korup, banyak birokrat yang baik akhirnya terseret juga menjadi korup. Oleh karena itu, dalam menyelesaikan problem kita harus menggarap dua sisi sekaligus, yakni sistem dan kepemimpinan.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here