Islam Adalah Satu-Satunya Pondasi... - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, August 28, 2020

Islam Adalah Satu-Satunya Pondasi...


Adam Syailindra

Allah Swt. memerintahkan kepada kaum Muslim untuk terikat dengan apapun yang berasal dari-Nya yang diturunkan melalui Sayyid al-Mursalin Rasulullah Muhammad saw. Hal ini jelas sekali dalam banyak firman-Nya, antara lain:

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللهَ إِنَّ اللهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

Apa yang Rasul berikan kepadamu, terimalah. Apa yang ia larang  atasmu, tinggalkanlah. Bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya (QS al-Hasyr [59]: 7).

Siapapun yang melakukan penelaahan terhadap hukum-hukum yang terdapat di dalam Islam akan menemukan ada dua jenis hukum/ajaran.  Pertama: akidah dan hukum syariah yang terkait dengan penyelesaian persoalan yang ada dalam kehidupan. Akidah dan berbagai hukum/ajaran seperti itu dikenal dengan istilah fikrah. Fikrah lebih merupakan konsepsi. Misal: keimanan pada al-Quran dan as-Sunnah serta kemampuan Islam dalam menyelesaikan persoalan, keimanan bahwa Allah itu Mahaadil dan menurunkan hukum-hukum Islam yang adil, dsb. Begitu juga hukum tentang shalat, shaum, haji, kewajiban memberi makan fakir miskin, dsb; semua itu termasuk ke dalam fikrah.

Kedua: hukum/ajaran yang merupakan metode pelaksanaan dari fikrah tadi. Inilah yang dikenal dengan thariqah. Misal: dalam Islam ada hukum terkait orang murtad. Orang yang keluar dari Islam (murtad) diberi peringatan, diberi kesempatan oleh negara selama tiga hari untuk bertobat. Jika tidak bertobat dalam waktu tersebut maka pengadilan harus menjatuhkan hukuman mati (HR al-Bukhari). Tobat orang murtad yang diterima hanya jika murtadnya itu tidak berulang-ulang, yakni tidak keluar-masuk Islam (Abdurrahman al-Malaki, Nizhâm al-'Uqubat, hlm. 83-86).  Hukum tersebut merupakan hukum untuk menjaga keimanan pada diri kaum Muslim hingga tetap dalam keislamannya. Karena hukum syariah tersebut merupakan metode pelaksanaan hukum 'kewajiban beriman' maka dikategorikan sebagai thariqah. Contoh lain: Islam mewajibkan memberi makan fakir miskin. Bagaimana metode supaya fakir miskin tersebut benar-benar terjamin makannya? Al-Quran dan as-Sunnah menetapkan adanya hukum nafkah antar ahli waris, hukum zakat yang salah satu penerimanya adalah fakir miskin, hukum pemberian negara (i'tha' ad-dawlah) kepada mereka, dan hukum wajibnya negara menjamin kebutuhan pokok warganya. Hukum yang merupakan metode pelaksanaan terlaksananya kewajiban memberi makan fakir miskin tersebut merupakan tharîqah.

Berdasarkan gambaran sekilas di atas, fikrah dan thariqah sama-sama hukum Islam. Fikrah dan thariqah harus dijalankan. Hukum/ajaran Islam baik yang terkategori fikrah maupun thariqah ini membentuk mabda' (ideologi) Islam.  Memisahkan keduanya berarti melaksanakan sebagian hukum syariah dan meninggalkan sebagian hukum syariah lainnya.  Tentu ini diharamkan.

Berdasarkan hal ini, Islam yang wajib ditegakkan adalah Islam mabda'i (ideologis), dalam arti fikrah dan thariqah-nya harus berasal dari syariah.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here