Jangan Bersedih Hati... Azab Itu Bagi Siapapun Yang Menindas Kaum Mukmin - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, October 30, 2020

Jangan Bersedih Hati... Azab Itu Bagi Siapapun Yang Menindas Kaum Mukmin


Abu Inas (Tabayyun Center)

Mereka tidak menyiksa orang-orang Mukmin itu melainkan karena orang-orang Mukmin itu beriman kepada Allah yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji,  Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Allah Maha menyaksikan segala sesuatu. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan, kemudian mereka tidak bertobat, maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar. (QS al-Buruj [85]: 8-10).

Terdapat banyak pelajaran yang dapat diambil dari ayat ini. Diantaranya, pertama: Pemilik kerajaan langit dan bumi beserta isinya adalah Allah SWT. Allah adalah Pencipta dan Pengatur alam raya sekaligus Rajanya. Semua makhluk-Nya bertasbih memuji kebesaran-Nya. Dia juga Zat Yang Maha Menyaksikan segala sesuatu. Di tangan-Nya pula segala urusan di kerajaan langut dan bumi. Tak ada yang menandingi, menyamai dan menjadi sekutu-Nya. Hal ini juga ditegaskan dalam ayat, seperti dalam QS al-Furqan [25]: 2.

Oleh karena itu, Dialah satu-satunya adalah Zat yang berhak disembah, diibadahi dan ditaati. Sebagai salah makhluk ciptaan-Nya dan diberi kesempatan hidup di kerajaan-Nya, semestinya manusia tunduk dan patuh kepada seluruh hukum-Nya. Sungguh aneh ada manusia yang berani menentang mengingkari keberadaan-Nya, menentang hukum-hukum-Nya dan menantang siksa-Nya, Sungguh tindakan itu hanya akan mengantarkan pelakunya ke dalam kecelakaan.

Kedua: Kepastian azab bagi orang yang mendatangkan fitnah atas kaum Mukmin. Siapa pun yang melakukan perbuatan tersebut akan diberikan balasan berupa azab yang mengerikan, yakni Neraka Jahanam dan azab pembakaran. Apalagi satu-satunya alasan mereka menyakiti kaum Mukmin hanyalah keimanan mereka.

Ketiga: Kemuliaan orang-orang Mukmin dan kecintaan Allah kepada mereka. Azab yang dahsyat yang ditimpakan kepada siapa pun yang mendatangkan fitnah terhadap Mukmin jelas menunjukkan hal itu. Allah SWT telah memerintahkan seluruh manusia beriman kepada-Nya. Allah pun menjanjikan balasan surga kepada manusia yang menyambut seruan-Nya. Allah SWT mencintai dan memuliakan mereka, di dunia dan akhirat. Dia juga tidak ridha kepada siapa pun yang menyakiti mereka hanya karena keimanan mereka.

Oleh karena itu, seorang yang telah memegang keimanan selayaknya menjaga dan memelihara keimanannya, apa pun risikonya. Tak perlu merasa rendah diri dan bersedih hati jika mereka konsisten dengan keimanan.

Keempat: Kesempatan bartobat bagi orang-orang yang terlanjur berdosa. Dalam ayat ini diterangkan bahwa balasan Neraka Jahanam dan azab pembakaran kepada orang yang menyiksa kaum Mukmin dan tidak bertobat. Seandainya mereka bertaubat, niscaya mereka tidak termasuk dalam ancaman tersebut. Ini menunjukkan secara pasti bahwa Allah menerima tobat. Karena itu, wahai para pelaku dosa, selagi pintu ampunan masih terbuka, segeralah bertobat dan melakukan perbaikan. Jangan sampai terlambat, hingga penyesalan tak berguna.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here