Pesan Sayyidina Ali R.A. Untuk Kumail ibnu Ziyad An-Nakha'i (Catatan Refleksi Guru) - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Saturday, October 24, 2020

Pesan Sayyidina Ali R.A. Untuk Kumail ibnu Ziyad An-Nakha'i (Catatan Refleksi Guru)


Hadi Sasongko (Direktur POROS)

Guru berperan penting dalam pembangunan masyarakat. Sebuah cerita tentang guru dan ilmuwan wanita, agar kita dapat melihat darinya kekuatan pengaruh seorang guru terhadap penguasa, ia dihormati dan disegani, yaitu kisah tentang Nafisah binti Hasan yang punya pengaruh kelimuan dalam fiqih dua ulama besar, para imam kaum muslimin yaitu Imam Syafi'i, dan Ahmad bin Hanbal. Satu hari di Mesir, tempat di mana dia tinggal, terjadi penangkapan seorang pria biasa oleh agen penguasa dan mereka akan menyiksanya, sementara dia sedang berjalan dengan mereka, ia melewati rumah Nafisah (r.a), sambil berteriak dan menangis untuk meminta bantuannya. Sayyidah Nafisah berdo’a untuk keselamatan pria tersebut: "Semoga Allah membutakan mata para penindas dari melihat Anda." Ketika tiba di tempat pemimpinnya, mereka menceritakan kejadian saat melewati rumah Nafisah (r.a), ia berkata: "Apakah Saya sudah melampaui batas Yaa Rabb, Saya bertobat kepada-Mu dan mohon ampunan-Mu. Kemudian pria itu dibebaskan dan ia mengumpulkan uangnya kemudian membagikannya kepada fakir miskin.

Diceritakan ketika Ahmad Ibnu Tulun menindas orang karena kedzalimannya, orang-orang ingin menyelamatkan diri mereka. Mereka pun mengadu kepada Sayyidah Nafisah. Dia berkata: "Kapan ia pergi?" Jawab mereka: "besok".  Kemudian ia menulis poster dan berdiri di jalan, dan berkata: "Hai Ahmad bin Tulun". Ketika ia melihata dan mengenalinya, segera ia turun dari kudanya, mengambil poster dan membaca tulisan yang ada disana, "Anda berkuasa atas mereka tetapi menawan mereka, Anda punya status tetapi menindas mereka, Anda berdaya atas mereka tetapi melanggar hak mereka, kekayaan datang pada Anda tetapi memutus rezeki mereka, dan Anda tahu bahwa anak panah itu tajam dan tidak meleset, terutama bagi orang-orang yang Anda rugikan, untuk mereka yang Anda buat lapar, dan mayat-mayat yang mati karena kemiskinan. Mustahil orang yang tertindas mati sementara penindas masih eksis dan melakukan apa yang dimauinya, sungguh hanya kepada Allah kami serahkan urusan orang-orang yang zalim, Dia tahu siapa yang berbuat zalim dan kuasa untuk membolak balikan sesuatu". Al Qurmani menceritakan, sejak saat itu dan seterusnya Ibnu Tulun berubah sampai kematiannya, ia tidak lagi menindas orang-orang. 

Hal inilah yang mesti diketahui semua orang bahwa guru memiliki pengaruh besar, peran, dan kedudukan yang kini telah hilang dari kita karena hilangnya wibawa Islam setelah runtuhnya Daulah Islam. Dan semua itu tidak akan kembali kecuali dengan kembalinya Islam yang kuat dan disegani seperti dulu, dan hal ini mudah bagi Allah untuk mewujudkannya.

Berikut pesan Sayyidina Ali R.A. untuk Kumail ibnu Ziyad An-Nakha'i.  Kumail bin Ziyad berkata: Ali bin Abi Thalib menarik tanganku dan mengajakku kesisi sebuah jaban (tanah datar diketinggian yang subur). Setelah kami tiba di padang sahara ia duduk dan menarik nafas, lantas berkata: "Wahai Kumail bin Ziyad !, Hati ibarat kantong, maka yang paling baik adalah yang paling bisa menjaga ingatan. Ingat-ingatlah apa yang Saya katakan kepadamu, manusia itu ada 3 macam: Pertama adalah ulama Robbani.  Kedua adalah orang yang berjalan di atas jalan keselamatan dan Ketiga adalah manusia liar yang tidak mengenal aturan, yang mengikuti setiap penyeru, terhempas kemana arah angin bertiup, tidak diterangi oleh cahaya ilmu serta tidak bersandar pada tiang yang kokoh. Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta engkaulah yang menjaganya. Ilmu itu berkembang jika diamalkan sedangkan harta menjadi berkurang jika dibelanjakan. Ilmu itu penguasa sedangkan harta adalah yang dikuasai. Para penumpuk harta telah mati semasa mereka hidup, sedangkan para ulama tetap hidup sepanjang zaman. Diri mereka telah wafat akan tetapi karya baik mereka senantiasa terpatri dalam hati."


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here