Catatan Jum'at: Cinta Rasul - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, November 9, 2020

Catatan Jum'at: Cinta Rasul


Hadi Sasongko

Sangat penting untuk direnungkan kembali bagaimana memaknai cinta Nabi saw. Penting direnungkan kembali makna cinta dan ittiba' kepada Rasul saw., juga bagaimana mewujudkan dan menerapkan cinta dan ittiba' kepada beliau itu secara nyata di tengah kehidupan.

Atas dasar keimanan terhadap kenabian dan kerasulan Muhammad saw., kita diperintahkan oleh Allah SWT untuk menaati beliau.

)وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ(

Taatlah kalian kepada Allah dan Rasul supaya kalian dirahmati (TQS Ali Imran [3]: 132).

Allah SWT juga berfirman:

)مَّن يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ(

Siapa saja yang menaati Rasul sesungguhnya ia telah menaati Allah (TQS an-Nisa' [4]: 80)

Jadi, Allah SWT menjadikan ketaatan kepada Rasul-Nya sebagai ketaatan kepada-Nya. Allah SWT juga telah mewajibkan untuk mematuhi perintah Rasul saw. dan menjauhi larangan beliau.

Lebih dari itu, Allah SWT mewajibkan kepada kaum Muslim untuk mengikuti (ittiba') Rasul saw. Ittiba' kepada Rasul saw. itu Allah jadikan pembuktian nyata seorang hamba yang mencintai Allah SWT.

)قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ …(

Katakanlah, "Jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian." (TQS Ali Imran [3]: 31).

Dalam ayat ini, Allah SWT menjadikan ittiba' kepada Rasul saw. sebagai keniscayaan dari kecintaan kepada Allah SWT. Dengan redaksi syarth, ayat tersebut menjadikan ittiba' ar-Rasul sebagai syarat terbuktinya kecintaan kepada Allah SWT. Jika syarat itu tidak terpenuhi, yaitu ittiba' ar-Rasul, maka kecintaan hamba kepada Allah SWT pun tidak terbukti. Mencintai Allah SWT adalah wajib. Karena itu mengikuti Rasul saw. yang dijadikan syarat pembuktian kecintaan kepada Allah SWT itu juga wajib.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here