Islam Akan Mengganti Sistem Ekonomi Kapitalisme Yang Rusak - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, November 30, 2020

Islam Akan Mengganti Sistem Ekonomi Kapitalisme Yang Rusak


Aji Salam (ASSALIM Jatim)

Banyak orang yang telah mendengar dan melihat tentang fakta rasaknya sistem kapitalisme. Banyak orang yang telah merasakan bagaimana sistem kapitalisme secara inheren mengandung kecacatannya, khususnya ketika menghadapi krisis dimana asas-asasnya pun ambruk. Negara pun melakukan intervensi pada asas-asas tersebut yang pada dasarnya sangat bertentangan dengan prinsip intervensi negara. Sebab sistem kapitalisme mengadopsi ekonomi pasar atau ekonomi liberal.

Pandangan klasik menolak intervensi negara. Pandangan itu meyakini adanya invisible hand (tangan gaib) dan bahwa perekonomian memiliki keseimbangan otomatis. Sistem kapitalisme mengagungkan slogan terkenal yang dikatakan oleh Adam Smith, "Biarkan ia bekerja dan biarkan ia melintas." (laizes faire laizes passer). Slogan ini mengharuskan tidak adanya intervensi apapun di dalam pasar. Namun ketika terjadi krisis global tahun 1929, pakar ekonomi Keynes menyerukan koreksi terhadap slogan tersebut, yaitu dengan membolehkan bahkan mengharuskan intervensi negara. Maka negara pun akhirnya melakukan intervensi. Namun negara kembali menjauhkan diri dari intervensi pada dekade delapan-puluhan pada abad yang lalu. Dan sekarang, negara kembali melakukan intervensi, yang tidak menghadapi penolakan dan pengingkaran. Para pakar Barat justru merestuinya karena sesuai dengan keyakinan mereka bahwa intervensi akan dapat menyelamatkan dari krisis yang mematikan. 

Para pemimpin Barat seharusnya berkata, "Kapitalisme telah gagal dalam mengatasi masalah ekonomi." Namun mereka malah mengatakan, "Kapitalisme adalah sistem terbaik dari segala sistem yang ada," dan mereka menambahkan,"Jika bukan kapitalisme, lalu mana alternatifnya?"

Mereka mengatakan itu karena mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu terhadap Sistem Ekonomi Islam. Mereka membandingkan Kapitalisme yang sedang limbung dengan Sosialisme Komunisme yang sudah runtuh. Lalu mereka menyimpulkan bahwa sesuatu yang limbung tetapi belum runtuh adalah lebih baik, selama alternatif yang lain adalah Sosialisme Komunisme yang telah runtuh. Seandainya mereka mempelajari masalah ini secara obyektif, mereka pasti akan menemukan bahwa Sistem Ekonomi Islam adalah satu-satunya sistem yang mampu menjamin kehidupan ekonomi yang bebas dari krisis, meski mereka tidak mengimani Islam. Hal itu karena Sistem Ekonomi Islam yang agung telah dirancang oleh Allah SWT, Zat Maha Pemberi Rezki dan Sang Pencipta. Sistem Ekonomi Islam itu telah dirancang Allah SWT untuk para makhluk-Nya. Allah Maha Mengetahui apa yang menjadi problem-problem makhluk-Nya, apa yang memberikan kebaikan kepada mereka, dan apa yang dapat mewujudkan kehidupan yang aman dan selamat. Firman-Nya :

أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ

"Apakah Allah Yang menciptakan itu tidak mengetahui dan Dia Maha Halus lagi Maha Mengetahui?" (QS. al-Mulk [67]: 14)


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here