Menyoal Naiknya Angka Kemiskinan Indonesia - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, November 24, 2020

Menyoal Naiknya Angka Kemiskinan Indonesia


Aji Salam (ASSALIM Jatim)

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad memprediksi, tingkat kemiskinan Indonesia pada 2021 akan naik seiring dengan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini. Menurut perhitungan Indef, tingkat kemiskinan akan bertambah 10,5 persen di tahun 2021. Masyarakat miskin diproyeksi bertambah sekitar 1 juta jiwa, sehingga total masyarakat miskin diperkirakan mencapai 28,37 juta jiwa. (merdeka.com, 23/11/2020)

Catatan:

Perlu pula dicatat, bahwa problem kemiskinan tersebut tidak hanya melilit Indonesia, namun juga merata melilit masyarakat di dunia yang menerapkan sistem ekonomi kapitalisme. Penjaga utama sistem ini, yakni AS dan Eropa, kini masyarakatnya masuk pada kubangan krisis ekonomi yang berkepanjangan.  Banyak koran di Eropa kini mengabarkan keluhan sekolah dan guru tentang murid yang tidak bisa berkonsentrasi karena lapar.

Bahkan di Yunani, salah satu negara Eropa yang pernah terpukul oleh krisis, pernah juga diberitakan telah terjadi beberapa kasus pembuangan bayi dan anak akibat ketidakmampuan ekonomi orang tuanya. 

Oleh sebab itu, menjadi sangat mendesak untuk menghilangkan segera faktor-faktor yang membuat membengkaknya ekonomi balon dan tidak bergeraknya sektor riil tadi, yakni praktik judi dan ekonomi ribawi. Dalam konteks ekonomi, pelarangan bunga bank (riba) dan judi (dalam bursa saham yang disebut oleh Maurice Alaise sebagai a big casino), dipastikan akan meningkatkan velocity of money, yang pada gilirannya akan melancarkan distribusi kekayaan, karena uang akan selalu menggerakkan aliran barang dan jasa. Kondisi ini bisa dilihat dari produk-produk perbankan dalam Islam yang semuanya terkait dengan aktivitas riil dalam perekonomian, baik melalui akad jual beli maupun bagi hasil, sehingga pertumbuhan uang akan senantiasa diikuti dengan pertumbuhan aliran barang dan jasa. Dan terbukti dalam krisis ekonomi, hanya bank yang berpredikat syariah yang mampu bertahan.

Kemiskinan yang tinggi Bukti kegagalan kapitalisme yang semakin telanjang itu akan semakin meningkatkan kepercayaan kita Kaum Muslim untuk mendakwahkan syariah dan khilafah sebagai satu-satunya solusi. Tidak hanya solusi bagi problem kemiskinan, namun juga pada seluruh persoalan ekonomi, politik, budaya, dan sebagainya.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here