Tak Kunjung Berubah - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, December 8, 2020

Tak Kunjung Berubah


Hadi Sasongko (Direktur POROS) 

Wajah Indonesia dari tahun ke tahun tak banyak perubahan, masih diliputi banyak problem ekonomi dan politik . Boleh saja orang-orangnya sudah berganti. Presidennya juga berganti. DPR-nya baru. Pejabatnya baru. Tapi kebijakannya lama.

Kondisi pemerintahan terlihat agak rumit karena dibangun berdasarkan koalisi. Tidak ada yang dominan. Maka boro-boro berjalan sendiri, mereka harus saling berkompromi. Ujung-ujungnya adalah berpotensi politik dagang sapi. Kalau demikian, apa yang terjadi akan mengulang rezim sebelumnya.

Belum lagi cengkeraman asing sangat kuat di negeri ini. Jangankah ingin bangkit, melepaskan diri dari dominasi asing pun belum mampu. Ketergantungan dengan asing masih sangat tinggi, apalagi terjerat dengan utang dan bantuan.

Menggantungkan nasib perubahan pada sistem yang ada, tidak mungkin. Sistem demokrasi sejak awal tidak diperuntukkan untuk kebangkitan sebuah bangsa. Sistem ini dibangun dalam rangka menjaga hegemoni Barat atas dunia Islam. Bahkan demokrasi menjadi alat Barat untuk menguasai negeri-negeri Islam. Amerika secara sengaja menanamkan demokratisasi di seluruh dunia untuk menekan agar tidak ada kekuatan lain di luar Amerika yang bisa bangkit menandingi Amerika. Contoh faktualnya adalah Irak yang dihancurkan pemerintahannya oleh Amerika atas nama Demokrasi. Pemerintahan Mursi yang menang dalam pemilu sistem Demokrasi Mesir , harus digulingkan karena sudah tidak sejalan lagi dengan keinginan Amerika.

Dalam situasi seperti sekarang, tidak ada pilihan bagi negeri yang mayoritas Muslim ini kecuali menapaki perubahan ke arah Islam. Tentu bukan sekadar jargon kembali kepada Islam tapi tanpa makna.

Kembali kepada Islam yang dimaksud adalah kembali melanjutkan kehidupan Islam dengan melaksanakan seluruh syariah Islam melalui negara yakni khilafah. Hanya lewat jalan itu saja Indonesia akan bangkit.

Mengapa harus Islam? Ya itulah aturan yang paling adil dan benar bagi manusia. Islam datang dari Dzat Yang Mahaadil dan Mahabenar. Islam akan memanusiakan manusia dan mengatur dunia ini dengan keadilan.

Terlebih dari itu, sistem ini telah terbukti dalam kurun waktu yang panjang dalam mengelola sepertiga dunia sehingga dunia Islam menjadi mercusuar peradaban dunia. Dan, sistem Islam inilah yang dulu dicontohkan oleh Nabi SAW dalam membangkitkan kaum Muslim dan orang Arab dari masa jahiliyah ke masa kejayaan Islam.

Bagi kaum Muslim, menerapkan Islam secara kaffah adalah tuntutan akidah/keimanan. Kebangkitan hakiki, adalah mengembalikan kesadaran akan hakikat hidup manusia di dunia sebagai Abdullah (hamba Allah) dan khalifatullah (pelaksana hukum Allah) dengan misi utama menyembah Sang Khalik dan memakmurkan bumi dengan menjalankan syariah-Nya secara kaffah.

Itulah kebangkitan hakiki dengan spirit Islam. Spirit itu pula yang semestinya sekarang kita ikhtiarkan untuk muncul kembali, karena Islamlah sumber kekuatan perjuangan yang tak akan pernah padam guna membawa negeri ini ke arah yang lebih baik di masa datang.

Kebangkitan yang hakiki harus dimulai dengan perubahan pemikiran secara mendasar dan menyeluruh menyangkut pemikiran tentang kehidupan, alam semesta dan manusia, serta hubungan antara kehidupan dunia dengan sebelum dan sesudahnya. Pemikiran yang membentuk pemahaman akan mempengaruhi tingkah laku. Sehingga akan terwujud tingkah laku Islami bila pada diri seorang Muslim tertanam pemahaman Islam.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here