Peringatan Rasulullah Bagi Penguasa - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Tuesday, February 2, 2021

Peringatan Rasulullah Bagi Penguasa


Arifin (Tabayyun Center)

Sesungguhnya penguasa dalam Islam tidak ubahnya seorang pengembala. Sehingga ia bertanggung jawab atas hidup kembalaannya (rakyat). Untuk itu, jika umat menginginkan kebaikan untuk diri mereka, dan anak-anak mereka; kehidupan mereka sekarang dan di masa yang akan datang; serta kebaikan untuk dunia dan akhirat kalian, maka tidak ada jalan lain bagi mereka, kecuali menjadikan al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah saw sebagai petunjuk (rambu-rambu) hidup kalian. Tegaknya syariah, di mana Khalifah yang akan menerapkan hukum-hukum yang Allah turunkan, bukan hukum-hukum yang dibuat oleh manusia.

Allah SWT berfirman:

﴿ إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴾

“Sesungguhnya jawaban oran-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan “Kami mendengar, dan kami patuh”. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (TQS. An-Nūr 24] : 51).


مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيْهِ اللهُ رَعِيَّةً يَمُوْتُ يَوْمَ يَمُوْتُ وَهُوَ غَاشٍّ لِرَعِيَّتِهِ إِلاَّ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ

Tidaklah mati seorang hamba yang Allah minta untuk mengurus rakyat, sementara dia dalam keadaan menipu (mengkhianati) rakyatnya, kecuali Allah mengharamkan surga bagi dirinya (HR al-Bukhari dan Muslim).

Jadi, hadis ini seperti, merupakan penjelasan dan ancaman keras terhadap para pemimpin keji (a'immah al-jur). Jadi, siapa yang menelantarkan orang-orang yang urusan mereka Allah percayakan kepada dia atau dia mengkhianati mereka atau menzalimi mereka, maka kepada dia diarahkan tuntutan atas kezaliman-kezaliman terhadap hamba pada Hari Kiamat kelak.

Rasul saw. memperingatkan:

مَنْ وَلِيَّ مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِيْنَ شَيْئًا فَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ حَدًا مُحَابَاةً فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللهِ لاَ يَقْبَلُ اللهُ مِنْهُ صَرْفًا وَلاَ عَدْلاً حَتىَّ يُدْخِلَهُ جَهَنَّمَ …

Siapa saja yang mengurusi urusan kaum Muslim, lalu ia menjadikan seorang yang dia cintai sebagai pemimpin mereka, maka bagi dia laknat Allah. Allah tidak menerima dari dia tobat dan tebusan sampai Allah masukkan dia ke dalam Jahanam (HR Ahmad, al-Hakim. Al-Hakim berkata, “Ini hadis shahihul isnad tetapi beliau berdua [al-Bukhari dan Muslim] tidak mengeluarkan hadis tersebut.”).


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here