Adab Para Anak Didik - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Wednesday, March 24, 2021

Adab Para Anak Didik


Romadhon (Pengasuh Bengkel IDE)

Anak adalah anugerah Allah SWT, tempat kita meneruskan cita-cita dan garis keturunan. Anak juga merupakan amanah paling berharga yang harus dijaga, dirawat dan dididik agar menjadi penyejuk hati serta generasi umat yang perlu dibina dengan cinta kesungguhan.  Oleh karena itu, anak-anak harus mendapat perhatian seksama agar mereka tumbuh menjadi generasi yang berkualitas prima. 

Anak harus menjadi generasi yang memiliki kepribadian Islam yang tangguh; yang selalu menjaga sikap dan perilakunya dengan baik. Dengan begitu mereka siap terjun dalam kancah kehidupan dengan membawa Islam dalam setiap langkah-langkahnya. Dengan itu pula mereka mampu menyelesaikan seluruh persoalan yang mereka hadapi, baik persoalan pribadinya maupun persoalan umat secara keseluruhan.

Banyak ulama telah membahas makna adab dalam pandangan Islam. Anas ra. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Muliakanlah anak-anakmu dan perbaikilah adab mereka.” (HR Ibnu Majah).

KH Asy’ari membuka karya tulisnya, Adab al-‘Alim wa al-Muta’allim, dengan mengutip sabda Rasulullah saw.,”Hak seorang anak atas orangtuanya adalah mendapatkan nama yang baik, pengasuhan yang baik, dan adab yang baik.”

Penanaman adab dan sopan-santun pada anak didik merupakan hal yang sangat penting dalam Islam karena merupakan bagian dari hukum syara.  Adab dan sopan-santun merupakan bagian dari akhlak Islam yang diperintahkan Rasulullah saw. Setiap Muslim wajib menghiasi dirinya dengan akhlak mulia,  baik dalam beribadah, bermuamalah dengan orang lain maupun dalam perilaku yang sifatnya pribadi sekalipun. Sebaliknya, syariah telah melarang kaum Muslim memiliki akhlak tercela. Abdullah bin Umar ra. menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda, “Sesungguhnya orang yang terbaik di antara kalian adalah orang yang paling baik akhlaknya.” (Mutaffaq ‘alaih).

Islam memerintahkan orangtua dan para guru untuk menanamkan  adab dan sopan santun kepada anak sejak dini, sebagaimana sabda Rasulullah saw., “Jika anak telah mencapai usia enam tahun, hendaklah ia diajari adab dan sopan-santun.” (HR Ibnu Hibban).

Beliau pun bersabda:

يَا غُلاَمُ سَمِّ الله، وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ

Wahai anak, sebutlah nama Allah,  makanlah dengan tangan kananmu dan  makanlah yang ada di hadapanmu (HR al-Bukhari dan Muslim).

Ibnu Sunni meriwayatkan dari Abu Hurairah ra., bahwa Nabi Muhammad saw. pernah melihat seseorang bersama anaknya.  Nabi saw. kemudian bertanya kepada anak tersebut,  “Siapa ini?” Lalu ia menjawab, “Ayahku.” Kemudian Nabi saw. bersabda, “Kamu jangan berjalan di depan dia, jangan melakukan perbuatan yang dapat membuat dia mengumpat kamu karena marah, jangan duduk sebelum ia duduk, dan jangan memanggil dengan menggunakan namanya.”


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here