Freeport Simbol Imperialisme Modern? - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Wednesday, March 24, 2021

Freeport Simbol Imperialisme Modern?


Freeport Simbol Imperialisme Modern?

Agung Wisnuwardana (Direktur Indonesia Justice Monitor)

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memberi relaksasi pemberian izin ekspor konsentrat tembaga kepada PT Freeport Indonesia meskipun kemajuan pembangunan smelter belum sesuai target yang direncanakan. 

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa hingga akhir 2020 kemajuan pembangunan smelter Freeport di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Gresik, Jawa Timur, masih mencapai sekitar 6 persen dari target seharusnya mencapai sekitar 10 persen. 

Hal ini tak ayal mendapatkan cercaan dari anggota Komisi VII DPR RI. Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Muhammad Nasir, menuding rencana pembangunan smelter baru oleh PT Freeport Indonesia ini hanya cerita bohong, karena kerap berpindah-pindah lokasi, namun hingga kini tak kunjung rampung.

Nasir menyebut, pembangunan smelter Freeport yang mulanya di Papua akhirnya tidak jadi, lalu berpindah ke Gresik juga belum jadi. Kini Freeport pun dikabarkan akan membangun smelter tembaga baru di Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, bersama investor lainnya. Nasir pun menganggap rencana pembangunan smelter ini sebagai kebohongan saja. (cnbcindonesia.com)

STOP

Keberadaan Freeport yang seakan "superbodi" di antaranya karena perusahaan itu di-back-up penuh oleh negaranya, yakni AS. Dengan begitu eksploitasi oleh Freeport sejatinya menggambarkan dominasi oleh AS sendiri atas negeri ini.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here