Invasi Politik Barat Ke Dunia Islam (2) - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Monday, March 22, 2021

Invasi Politik Barat Ke Dunia Islam (2)



Taufik S. Permana (Dir. Geopolitical Institute)

Saat barat bangkit dengan Ideologi kapitalisme, dan beranjak melakukan invasi politik, militer, ekonomi dan ideologi, kaum Muslim sibuk membendung gelombang pasukan besar Barat atau berupaya meringankan tekanannya. 

Muncul gerakan-gerakan perlawanan terhadap Barat di wilayah-wilayah Islam. Di Aljazair pemberontakan meletus. Kaum Muslim di India mengamuk. Para pengikut al-Mahdi di Sudan bangkit diikuti pemberontakan Sanusiah. Semua itu menunjukkan potensi kekuatan yang terpendam dalam tubuh Dunia Islam. Hanya saja, gerakan-gerakan atau usaha-usaha ini akhirnya padam dan tidak berhasil menyelamatkan Dunia Islam.

Barat masih melanjutkan serangannya dengan dua kekuatan utama: politik dan tsaqâfah. Barat tidak hanya memecah-belah wilayah Dunia Islam menjadi beberapa bagian, tetapi juga menikam dari dalam Daulah Utsmaniyah yang notabene adalah Daulah Islam. Barat memicu bangkitnya gerakan-gerakan kebangsaan di dalam tubuh Daulah Utsmaniyah. Isu penjajahan oleh ‘bangsa asing’ dijadikan alat penggerak oleh Barat untuk membangkitkan bangsa-bangsa Balkan.

Apakah Barat berhenti sampai di sini saja? Tidak! Bahkan dengan berbagai sarana yang samar, Barat membangkitkan gerakan-gerakan pemisahan dan pemecah-belahan umat Islam dari kesatuan Negara, dengan meniupkan perbedaan antara Turki dan Arab. Mereka disulut untuk mengadakan gerakan-gerakan kebangsaan. Barat terus-menerus menggerakkan, bahkan membantu mereka mendirikan partai-partai politik berkebangsaan Turki dan Arab, seperti Partai Turki Muda, Partai Persatuan dan Kemajuan, Partai Kemerdekaan Arab, Partai Keamanan, dan partai-partai lainnya. Partai-partai inilah yang menyebabkan kondisi dalam negeri Daulah Islam mengalami guncangan dan tidak stabil.

Berbagai guncangan di dalam negeri oleh Barat diikuti dengan berbagai serangan dari luar sampai meletusnya Perang Dunia I, yang memberi kesempatan terbuka bagi Barat untuk menyerang langsung Dunia Islhan siraham. Dalam kesempatan ini Barat berhasil menguasai sisa-sisa wilayah Daulah Islam, menghabisi, dan menenggelamkannya dari permukaan dunia. Daulah Utsmaniyah terseret dalam Perang Dunia I, yang berakhir dengan kemenangan Sekutu dan kehancuran Daulah Islam. Pasca perang, Barat mengkapling-kapling seluruh Dunia Islam layaknya harta jarahan. Tidak ada Daulah Islam yang tersisa kecuali Turki, yang telah menjadi negara kecil dengan sebutan Negara Turki. Setelah perang berakhir pada tahun 1918 M, Turki hidup di bawah belas kasihan Barat hingga tahun 1921 M, yaitu ketika Turki mampu memerdekakan diri setelah memberi jaminan terlebih dulu kepada Sekutu dengan penghapusan Daulah Islam.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here