Membiasakan Anak Untuk Zuhud Dan Hidup Sehat - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Friday, March 5, 2021

Membiasakan Anak Untuk Zuhud Dan Hidup Sehat


Ainun Dawaun Nufus (Muslimah Care)

Kewajiban para orangtua, pada saat salah seorang di antara anak-anak terkena penyakit menular, adalah mengasingkan anak-anak mereka yang lainnya. Dengan begitu, penyakit itu tidak menular kepada yang lainnya. Rasulullah saw. bersabda (yang artinya): Larilah dari orang yang berpenyakit kusta sebagaimana engkau lari dari singa. (HR al-Bukhari).

Alangkah agungnya panduan Rasulullah ini dalam menjaga kesehatan dari berbagai penyakit.

Pengobatan ini berpengaruh sangat besar dalam menolak penyakit dan memproses kesembuhan. Masalah pengobatan ini diperintahkan oleh Rasulullah saw. dalam beberapa haditsnya,di antaranya:

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ فَإِذَا أُصِيبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ

Setiap penyakit itu ada obatnya. Jika obat itu mengenai penyakit maka akan sembuhlah dengan Izin Allah ‘Azza wa Jalla. (HR Muslim dan Ahmad).

Allah Swt. berfirman:

وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ

Siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kalian sanggupi. (QS al-Anfal [8]: 60).

Rasulullah saw. bersabda:

الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ

Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih disukai oleh Allah daripada Mukmin yang lemah. (HR Muslim).

Untuk melaksanakan perintah Allah dan Rasul-Nya itu, Islam menyerukan untuk mempelajari renang, memanah dan menunggang kuda; sebagaimana yang petunjuk Rasulullah saw. (yang artinya): Segala sesuatu yang tanpa menyebut asma Allah adalah senda gurau belaka, kecuali empat perkara: berjalannya seorang antara dua tujuan (untuk memanah), latihan dalam menunggang kuda, bermain dengan keluarganya dan belajar berenang. (HR ath-Thabrani).

Pembiasaan ini dimaksudkan agar pada masa dewasa nanti, anak-anak dapat melaksanakan kewajiban jihad dan dakwah dengan sebaik-baiknya. Banyak sekali hadis yang memerintahkan untuk hidup sederhana (tidak bermewah-mewah).

Rasulullah saw. adalah teladan dalam kehidupan Beliau yang sederhana dalam makanan, pakaian dan tempat tinggalnya, yang harus diteladani oleh generasi-generasi Muslim juga diikuti petunjuk dan sunnahnya. Dengan itu, mereka selalu siap menghadapi berbagai peristiwa yang merintanginya. Sangat banyak contoh yang dapat kita saksikan, bahwa saat umat Islam tenggelam dalam kesenangan, kehidupan mewah dan tergiur oleh kemilau budaya materialistis, maka cepat sekali mereka akan roboh, pasrah terhadap serangan musuh, hilang kesabaran dan jihad di jalan Allah Swt. terasa kecut bagi Muslim.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here