"Menghisab" Diri Sendiri Sebelum Masa Itu Tiba - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Saturday, March 6, 2021

"Menghisab" Diri Sendiri Sebelum Masa Itu Tiba


Abu Inas (Tabayyun Center)

"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kalian kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dia perbuat untuk hari esok. Bertakwalah kepada Allah.  Sungguh, Allah Mahateliti terhadap apa yang kalian kerjakan (TQS al-Hasyr [59]:18).

Ahli tafsir ternama, Imam Ibnu Katsir memaknai ayat tersebut: “Wahai orang-orang yang beriman!  Bertakwalah kepada Allah!  Ini adalah perintah untuk bertakwa kepada-Nya, yang mencakup melakukan apapun yang diperintahkan Allah dan meninggalkan apapun yang dilarang oleh Dia. Adapun perintah ‘Hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah dia perbuat untuk hari esok’ artinya adalah, ‘Hisablah diri kalian sendiri sebelum kalian dihisab. Lihatlah amal-amal shalih apa yang telah kalian lakukan untuk menyongsong hari yang telah dijanjikan kepada kalian dan hari saat kalian kembali kepada Rabb kalian. Bertakwalah kepada Allah. Ini merupakan penegasan kedua untuk bertakwa.  ‘Sesungguhnya Allah Mahateliti atas apa yang kalian lakukan’ maknanya adalah, ‘Ketahuilah sesungguhnya Dia Mahatahu atas semua perbuatan kalian dan keadaan kalian.’  Tidak ada secuil pun yang tersembunyi bagi Allah.  Tidak ada urusan kalian yang tersembunyi dari Dia, baik perkara yang dilakukan terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi.” (Ibn Katsir, Tafsir al-Quran al-‘Azhim, hlm. 548).

Salah satu pelajaran penting dari ayat itu adalah bahwa hidup di dunia ini mulai dari takwa, diselingi evaluasi (muhasabah) untuk semakin meneguhkan ketakwaan tersebut.

Dan barangsiapa yang tidak melakukan instrospeksi atas dirinya, sebelum hari akhir datang, pasti ia akan jatuh pada penyesalan. Sejatinya seorang manusia harus melakukan muhasabah sebelum Allah menghisabnya di yaumil qiyamah.

Jika tidak, dia akan menyesal dengan se-sesal-sesalnya, di saat penyesalan sudah tiada guna. Firman Allah SWT:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ . وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنْسَاهُمْ أَنْفُسَهُمْ.

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah Setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri.” (Al Hasyr 18-19)

وَأَنِيبُوا إِلَى رَبِّكُمْ وَأَسْلِمُوا لَهُ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَكُمْ الْعَذَابُ ثُمَّ لا تُنْصَرُون

“Dan Kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu kemudian kamu tidak dapat ditolong (lagi).” (Az Zumar 54)

وقال عمر بن الخطاب رضي الله عنه: “حَاسِبوا أنفسَكم قبلَ أن تُحاسَبوا، وزنوا أعمالكم قبل أن توزن عليكم، فإن أهون عليكم في الحساب غدًا أن تحاسبوا أنفسكم اليوم، وتَزَيَّنوا للعرضِ الأكبرِ، يومئذٍ تُعرضون لا تَخفى منكم خافية”.

Umar bin Khaththab berkata: “Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, timbanglah amal kalian sebelum ditimbang. Karena sesungguhnya yang meringankan hisabmu nanti adalah saat engkau menghisab hari ini. Dan berhiaslah untuk pertemuan hari akbar, hari saat dipamerkan segala amal, dan tidak ada keringanan sedikitpun hisab atas kalian”.

وكتب عمر بن الخطاب رضي الله عنه إلى بعض عماله: “حَاسِبْ نفسَك في الرخَاءِ قبلَ حِسَابِ الشّدةِ، فإنّ مَن حَاسَبَ نفسَه في الرخاءِ قبلَ حِسابِ الشّدةِ، عَادَ أمرُه إلى الرِّضا والغِبْطَة، ومَن ألْهَتْهُ حياتُه، وشَغْلَتْه أهواؤُه عَادَ أمرُه إلى النَّدَامَةِ والخَسَارَة”.

Umar bin Khaththab pernah menulis surat kepada beberapa gubernurnya: “Hisablah diri kalian di saat senang (lapang) sebelum saat sulit. Karena siapa yang menghisab dirinya saat senang sebelum saat sulit, dia akan menghadapi urusannya dengan ridha dan iri yang baik. Dan barangsiapa yang dilalaikan oleh kehidupannya, dan disibukkan dengan hawa nafsunya, dia akan menghadapi urusannya penyesalan dan kerugian.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here