Menjadi Pengemban Dakwah - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Thursday, March 11, 2021

Menjadi Pengemban Dakwah


Manshur Abdilla (Majelis Taklim An Nahl)

وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَقَالَ إِنَّنِي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal salih dan berkata, “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?” (QS Fushshilat [41]: 33).


Pastinya, jalan dakwah tidak selamanya semerbak harum. Perjuangan yang dipancangkan tidak selamanya dilalui dengan kegembiraan. Sebabnya, Allah SWT ingin menjadikan ladang dakwah sebagai ujian bagi kaum Muslim. Allah SWT berfirman:

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لا يُفْتَنُونَ

Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan, “Kami telah beriman,” sementara mereka tidak diuji lagi? (QS al-Ankabut [29]: 2).


Allah SWT juga berfirman:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللَّهُ الَّذِينَ جَاهَدُوا مِنْكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ

Apakah kalian mengira bahwa kalian akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antara kalian dan belum nyata orang-orang yang sabar (QS Ali Imran [3]: 142).


Selain ujian yang menghadang setiap Mukmin yang berjuang, Allah SWT juga mengingatkan anak keturunan Adam as. akan rintangan dan tipudaya yang ditebarkan setan untuk menyesatkan mereka dari jalan-Nya. Tidak henti-hentinya iblis dan balatentaranya berusaha memalingkan setiap Muslim agar tidak berjuang atau tidak total dalam berdakwah.

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ * ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ *

Iblis berkata, “Karena Engkau telah menghukum aku sesat, aku benar-benar akan menghalang-halangi mereka dari jalan-Mu yang lurus; kemudian aku akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat) (QS al-A’raf [7]: 16-17).


Sayang, tidak semua orang yang bibirnya telah ber-’azam untuk meniti jalan dakwah memahami realitas ujian dari Allah dan godaan setan dalam kehidupan mereka. Mereka tidak menyadari kalau hidupnya belum total dikerahkan untuk memuliakan agama Allah dengan dakwah. Inilah tantangan sekaligus perangkap setan yang ditebarkan untuk menjerumuskan para pengemban dakwah sehingga mereka menjauh dari medan dakwah.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here