STOP TEROR KKB DI PAPUA - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Saturday, March 6, 2021

STOP TEROR KKB DI PAPUA


Mahfud Abdullah (Direktur Indonesia Change)

Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua masih massif menebar teror hingga membuat resah kehidupan masyarakat Papua. Tindakan brutal terus dilakukan hingga menelan korban aparat dan warga setempat. Ada sekitar 12 aksi kejahatan yang dilakukan KKB sedari awal Januari 2021. Mulai dari pembakaran pesawat perintis hingga penembakan terhadap aparat keamanan.

Muncul pertanyaan mengapa pemerintah tidak melakukan tindakan tegas pada pemberontak  OPM  dan tidak menilainya sebaga aksi terorisme dan tidak memasukkan OPM sebagai organisasi teroris? Padahal aksi teror yang dilakukan oleh OPM apalagi dengan menembak aparat keamanan jelas merupakan teror dan menciptakan suasana teror di masyarakat.  Namun demikian aksi-aksi teror itu tidak pernah disebut sebagai aksi terorisme.  Sebaliknya, jika yang melakukan adalah Muslim meski dengan tingkat yang jauh lebih kecil dari itu, misal dengan tingkat ledakan mercon, niscaya disebut terorisme.

Papua dengan diberikan otonomi khusus dari pemerintah pusat juga tidak mampu menyejahterkan masyarakat malah semakin rawan dengan gejolak kekerasan yang bersumber dari OPM. Ini menguatkan bahwa Indonesia tidak mandiri dalam mengamankan kestabilan nasional dan pilih kasih, tetapi kalau ada isu berlatarbelakang Islam dan pesantren langsung diisukan terorisme. Bila seperti ini, wajar kalau para pengamat dan masyarakat bertanya-tanya siapa dibelakang BNPT dan memperkuat anggapan bahwa memang ada intervensi asing disitu.

Pokok permasalahan terjadinya kekacauan di Papua disebabkan beberapa hal, yaitu pertama adanya keinginan dari sejumlah kelompok di Papua untuk memisahkan diri dari Indonesia, juga ditunggangi oleh campur tangan asing, baik dari pihak Amerika, Inggris dan Australia, kedua ada sebagian pihak cenderung melakukan upaya maintenance agar Papua selalu bergejolak, yang nantinya ketika kepentingan mereka sedang terancam, mereka akan menggunakan isu OPM sebagai alat untuk mengganggu. 

Keterlibatan pihak asing di balik OPM terlihat sangat jelas sekali. Tidak mungkin OPM dapat dengan leluasa mendapatkan persenjataan serta memiliki ketahanan sekian lama kalau tidak ada kekuatan dukungan dari pihak luar. Oleh karena itu pemerintah Indonesia harus adil menanggapi dan menindak isu kekerasan.  Pemerintah harus bertindak tegas terhadap gerakan separatis termasuk OPM dan lembaga-lembaga yang menyerukan dan mendukung separatisme baik di luar maupun d dalam negeri.  

Pemerintah juga harus berani tegas terhadap intervensi-intervensi asingdalam segala hal. Hal itu jika memang pemerintah benar-benar adil dan serius.


 

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here