Catatan Terhadap Ide Poros Partai Islam


Fajar Kurniawan (analis senior PKAD)

Seruan pembentukan poros partai Islam mengemuka setelah Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menangkap sinyal koalisi di balik pertemuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemarin. Yusril menganggap saat ini merupakan momentum bagi partai Islam bersatu membentuk poros tengah jelang konstelasi politik 2024.Koalisi Poros Partai Islam bukan hal baru di Indonesia. Setelah reformasi melengserkan kekuasaan orde baru, pada Pemilu pertamanya, koalisi partai Islam muncul dan berhasil mendominasi Pemilu dengan Presidennya kala itu Abdurahman Wahid atau Gus Dur. (cnnindonesia.com)

catatan

1. Umat Islam saat ini merindukan adanya partai yang betul-betul mengerti aspirasi umat. Aspirasi umat Islam itu intinya adalah bagaimana syariah Islam bisa diberlakukan di Indonesia dan bagaimana ke depan Indonesia dipimpin oleh orang baik yakni orang yang mau tunduk kepada sistem syariah. Persoalannya bagaimana aspirasi itu bisa disalurkan. Inilah harapan kita dengan adanya poros Islam, agar aspirasi itu bisa diwujudkan di masa yang akan datang.

2. Partai politik Islam adalah alat untuk memperjuangkan kepentingan politik dan aspirasi umat Islam. Karenanya maka penting kita membangun satu kesepahaman di antara partai-partai politik yang tentunya bukan hanya partai politik Islam, tapi siapa saja partai politik yang mengerti aspirasi umat Islam.

3. Dukungan umat Islam akan tegaknya syariah di negeri ini cukup tinggi. Namun yang menjadi persoalan adalah bagaimana keinginan masyarakat itu bisa diwujudkan secara nyata dalam realitas kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Di sinilah pentingnya ada partai politik yang bisa mewujudkan aspirasi masyarakat itu. Partai politik Islamlah yang tentunya diharapkan bisa mewujudkan aspirasi umat Islam itu. Namun karena partai Islam itu cukup banyak maka perlu adanya poros Islam. Bukan hanya masih relevan gagasan poros Islam itu, tapi malah wajib adanya poros Islam itu untuk mewujudkan cita-cita umat menjadi kenyataan.

4. Poros Islam atau sinergi dan aliansi antar parpol Islam memang akan berjalan efektif kalau meraih dukungan yang besar. Untuk meraih dukungan umat, parpol Islam itu harus tetap istiqomah dalam mengemban Islam. Jangan bergeser ke tengah (sekuler) sebagaimana yang diusulkan para pengamat selama ini.

5. Parpol Islam harus membina masyarakat dengan syariah. Parpol-parpol Islam itu secara bersama-sama perlu melakukan edukasi secara intensif terhadap masyarakat akan wajibnya penerapan syariah Islam secara kaffah dan kewajiban mendukung parpol dan gerakan Islam.


 

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post