Kala Depresi Menghampiri (3)


Romadhon Abu Yafi (Bengkel IDE)

Meluruskan niat dalam beramal sangatlah penting. Hendaknya para suami - istri melakukan semua rutinitasnya untuk meraih ridha Allah SWT. Dengan begitu, apapun bentuknya, bagaimanapun beratnya, sekalipun dilakukan berulang, tidak akan membuat dirinya jenuh apalagi depresi. Sekalipun urusan rumah tangga terkesan remeh-temeh, seorang ibu tak boleh merasa rendah diri, merasa tak berguna dan tak berharga di hadapan orang lain. Jika semua amalan itu diniatkan untuk Allah, ibu akan merasa nyaman dan senang karena ridha Allah berada dalam genggaman.

Sebuah penelitian melaporkan bahwa faktor paling penting untuk mencegah depresi pada ibu rumah tangga adalah penerimaan dan kepuasan terhadap perannya. Oleh karena itu, ibu rumah tangga harus memahami tugas pokoknya. Ia harus bersikap qanâ’ah terhadap tugas tersebut.

Menjadi ibu dan pengatur rumah adalah aktivitas mulia perempuan yang tidak diberikan kepada laki-laki. Pada peran ibulah masa depan generasi ini dipertaruhkan. Karena itu seorang ibu harus berbahagia dengan perannya ini. Demikian pula ketika ia harus berperan sebagai istri dengan tugas-tugasnya yang banyak. Semua itu pada hakikatnya akan memuliakan dirinya di hadapan Allah SWT.

Ia tidak perlu silau dengan hingar-bingar dunia di luar rumah yang bisa melalaikan tugas utamanya atau yang bisa menjebak dirinya pada aktivitas sia-sia. Misalnya, iri atau sangat ingin bekerja dan bebas bepergian. Padahal penghasilan suami sudah mencukupi dan anak-anak masih membutuhkan perhatian di dalam rumah. Pikiran-pikiran semacam ini harus dihilangkan karena bisa memicu stres yang bisa mengarah pada depresi.

Meningkatkan kualitas pemahanan hukum syariah juga penting untuk selalu menjaga takwa. Dengan begitu ia senantiasa terjaga dari perilaku menyimpang yang kerap memperkeruh suasana dan menjauhkan dari jalan keluar persoalan yang ia hadapi. Sebab, takwa akan mendekatkan ke jalan keluar dari berbagai persoalan (Lihat: QS ath-Thalaq [65]: 2).


 

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post