Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahr al-Qur'an - SpeakUP-Community

Breaking

Breaking News:

test banner

Wednesday, April 7, 2021

Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahr al-Qur'an


 Manshur Abdilla (MT. An Nahl)

AlhamdulilLahir Rabil 'alamin. Allah SWT masih memberikan kesempatan kepada kita untuk 

menyambut bulan Ramadhan 1442 H dengan totalitas beribadah kepada Allah SWT. Sesungguhnya semua ibadah mahdhah yang kita lakukan bermuara pada semakin meningkatnya ketaatan kepada Allah SWT. Demikian pula dengan ibadah shaum kita, yakni kita agar menjadi manusia yang bertakwa, la’allakum tattaqun. Takwa diartikan sebagai menjalankan seluruh perintah Allah SWT dan menjauhi seluruh larangan-Nya.


Tentu ada yang salah jika seorang Muslim taat dalam ibadah mahdhah-nya - seperti rajin shalat, sungguh-sungguh dalam shaum, taat dalam menjalankan ibadah haji dan zakat- tetapi mendukung legalisasi investasi dan industri minuman keras.


Shaum Ramadhan bukan saja dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan kegembiraan. Bahkan kedatangan bulan Ramadhan jauh-jauh hari sudah amat dirindukan. Banyak di antara mereka yang kemudian berdoa, bahkan sejak bulan Rajab, “Allahumma bariklana fi Rajaba wa Sya’ban wa balligna Ramadhan (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah [umur] kami hingga [masuk] ke bulan Ramadhan).”


Sesungguhnya Allah SWT tidak hanya memerintahkan kita shaum Ramadhan, melaksanakan shalat lima waktu, dan kewajiban ibadah mahdhah lainya. Allah SWT pun memerintah kita untuk berhukum pada seluruh hukum Allah SWT. Allah SWT (yang artinya): Hai orang-orang yang beriman, masuklah kalian ke dalam Islam secara keseluruhannya,  dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagi kalian (TQS al-Baqarah [2]: 208).


Imam Ibnu Katsir rahimahulLah menegaskan dalam tafsirnya, bahwa dalam ayat ini Allah SWT menyeru para hamba-Nya yang beriman kepada Dia serta membenarkan Rasul-Nya untuk mengambil seluruh ajaran dan syariah Allah SWT, melaksanakan seluruh perintah dan meninggalkan seluruh larangan-Nya dengan semaksimal mungkin.


Tentang kewajiban menjalankan seluruh syariah Islam dijelaskan  oleh Al-‘Alim asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil: “Frasa ayat ‘Janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan’ merupakan indikasi (qarinah) atas kewajiban dari perintah Allah dalam ayat yang agung ini untuk berislam secara totalitas.”


Semua bentuk ibadah mahdhah yang kita lakukan seperti shalat, shaum, zakat, haji sudah seharusnya semakin memperkuat ketaatan kita kepada hukum-hukum Allah SWT secara menyeluruh. Shaum kita  pun sepantansnya semakin mengokohkan perjuangan kita untuk mewujudkan amar ma'ruf nahi mungkar.


Bulan Ramadhan juga sering disebut syahr al-Qur’an. Pada bulan inilah al-Quran diturunkan. Pada bulan ini pun kita didorong  untuk banyak membaca dan menghapal al-Quran. Allah SWT melimpahkan pahala yang besar bagi siapapun yang melaksanakan itu. Namun demikian, kita tidak boleh lupa, bahwa al-Quran bukan hanya untuk dibaca dan dihapal, tetapi juga merupakan pedoman hidup kita, hud[an] lin-nas (petunjuk untuk manusia) dan hud[an] lil-muttaqin (petunjuk untuk kaum yang bertakwa).


Al-Quran sebagai pedoman hidup artinya hukum-hukumnya harus diterapkan dalam kehidupan kita. Semua ini seharusnya mendorong kita untuk berjuang menegakkannya. 


Ramadhan juga sering disebut sebagai syahrul-jud. Pada bulan ini kita didorong untuk memperbanyak perbuatan baik kepada sesama manusia, memberikan bantuan kepada fakir miskin dan bermurah tangan. Rasulullah saw. sendiri adalah manusia yang paling murah tangan, senang membantu orang lain. Pada bulan Ramadhan Rasulullah saw. lebih pemurah lagi.


Kita didorong oleh Rasulullah saw. bukan hanya membantu fakir miskin, tetapi juga menolong umat Islam yang dizalimi, yang ditindas. Tentu perhatian kita terhadap mereka seharusnya lebih besar lagi. Bukankah Rasulullah saw. mengingatkan kita agar peduli terhadap nyawa kaum Muslim? Bahkan Rasulullah saw. menyatakan hancurnya bumi beserta isinya ini adalah lebih ringan bagi Allah daripada hilangnya nyawa seorang Muslim tanpa alasan yang haq.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here