Memetik Buah Takwa (2)


Muhammad Amin,dr,MKed.Klin. SpMK


Di dalam Kitab az-Zuhd, Imam Ahmad menuturkan riwayat dari Abu ad-Darda’. Dinyatakan, “Kesempurnaan takwa adalah saat seorang hamba takut kepada Allah SWT hingga dalam perkara terkecil sekalipun, yakni saat dia meninggalkan sebagian perkara yang dia pandang halal semata-mata karena takut terjatuh pada keharaman. Sikap demikian menjadi penghalang dirinya dengan perkara-perkara haram.”

Apa yang diyatakan oleh Abu ad-Darda’ juga dinyatakan oleh sekelompok orang dari kalangan tabi’in.

Ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW, “Seorang hamba tidak akan bisa mencapai derajat orang yang bertakwa hinga dia meninggalkan banyak perkara halal semata-mata karena khawatir terjatuh pada perkara haram.” (Hadits ini dikeluarkan oleh Imam Ahmad, Abdun bin Humaid dan Imam al-Bukhari di dalam Tarikh-nya; oleh at-Tirmidzi yang sekaligus menilai hadits ini hasan; oleh Ibn Majah, Ibn Abi Hatim dan al-Hakim yang sekaligus menilai hadits ini sahih; juga oleh Al-Baihaqi dalam Sya’b al-Iman, dari ‘Athiyah as-Sa’di).

Dengan demikian mengamalkan makna hadits ini adalah wajib. Menurut Iman asy-Syaukani, makna takwa ini merupakan makna syar’i yang lebih spesifik dibandingkan dengan pengertian takwa yang dikemukakan oleh pengarang Kitab al-Kasyaf (Az-Zamakhsyari) (Asy-Syaukani, Fath al-Qadir, I/24).

Dari definisi di atas, kita sesungguhnya dapat menakar sejauh mana atau seberat apa kadar ketakwaan kita. Tolok-ukurnya bukanlah sekadar sejauh mana kita meninggalkan perkara-perkara haram, tetapi lebih dari itu adalah sejauh mana kita meninggalkan banyak perkara halal (yang tidak bermanfaat) semata-mata karena kita khawatir terjatuh pada perkara-perkara yang haram.

Jika perkara-perkara haram saja masih sering kita lakukan, bagaimana mungkin kita bisa meninggalkan perkara-perkara syubhat apalagi perkara-perkara halal yang tidak bermanfaat? Jika demikian kondisi kita, selayaknya kita khawatir: jangan-jangan kadar ketakwaan kita belumlah seberapa.


 

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post