Saatnya Peduli Saudara - Saudara Kita Di Seluruh Dunia


Ilham Efendi (Direktur RIC) 


Ramadhan tiba. Sebagian umat Islam juga masih banyak yang tidak peduli terhadap nasib umat Islam lainnya yang berada di belahan dunia lain. Rasa peduli yang muncul pada bulan puasa masih sebatas di negaranya saja, khususnya terkait nasib fakir-miskin. 


Adapun terhadap nasib umat Islam di belahan dunia lain, rasa kepedulian itu masih kurang. Yang ada hanyalah rasa kasihan, bukan kepedulian yang menggerakan dirinya untuk turut serta berjuang demi membebaskan umat Islam dari segala macam bentuk penindasan. Masih banyak umat yang tidak peduli terhadap nasib saudara-saudara mereka di Palestina, Uighur, Myanmar, Chechnya, Irak, Suriah, dan negeri-negeri Muslim lainnya.


Mengapa hal ini bisa terjadi? Dalam pikiran mayoritas umat Islam, bulan Ramadhan seolah bulan yang khusus untuk beribadah saja kepada Allah SWT. Bulan Ramadhan telah dianggap sebagai waktu yang khusus untuk urusan ritual, spiritual dan keakhiratan. Oleh karena itu, semua kegiatan pada bulan Ramadhan juga akan bernuansa spiritual, ritual dan religius. 


Pada bulan suci ini, aktivitas yang dianggap duniawi harus ditinggalkan atau minimal dikurangi. Tampaknya latar belakang pemikiran inilah yang mendorong sebagian umat Islam untuk menjauhkan aktivitas politik pada bulan Ramadhan. Tidak lain karena politik dianggap sebagai aktivitas duniawi dan cenderung kotor; kalau disatukan atau dimasukkan ke dalam aktivitas Ramadhan dianggap akan mengotori kesucian bulan Ramadhan.


Cara pandang seperti itu merupakan cara pandang sekular. Sekularisme adalah paham yang memisahkan urusan dunia dengan urusan akhirat. Urusan dunia terserah manusia, sementara urusan akhirat diserahkan pada agama. Agama tidak boleh dibawa-bawa dalam urusan dunia. Sebaliknya, urusan dunia tidak boleh dikaitkan dengan urusan akhirat atau agama. 


Dalam konteks waktu, dengan cara pandang sekular, seakan-akan ada waktu-waktu yang khusus untuk akhirat; yang harian adalah waktu-waktu shalat lima waktu, yang mingguan adalah hari Jumat, dan yang tahunan adalah Ramadhan.

 

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post