Syarat Afdhaliyah’ Seorang Khalifah


Indarto Imam 

عَنْ عُتْبَةَ بْنِ عَبْدٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” الْخِلَافَةُ فِي قُرَيْشٍ. رواه أحمد
“Kehilafahan itu ada (di tangan) orang Quraisy” (HR. Ahmad)

Hadits ini menjelaskan salah satu syarat afdhaliyah’ seorang khalifah. Yakni hendaknya ia orang Quraisy. Meski demikian, bukan berarti selain mereka tidak berhak atas khilafah. Dengan kata lain, syarat harus orang Quraisy bukanlah syarat in’iqad (syarat sah pengangkatan khilafah). Sebab, hadis di atas dan hadis-hadis semisal lainnya, dinyatakan dalam bentuk ikhbar yang tidak disertai dengan qarinah (indikasi) yang menunjukkan thalab yang jaazim (tegas). Dengan demikian perintah ini hanyalah perintah yang hukumnya sunnah. Adapun celaan dalam riwayat lain seperti disebutkan dalam al-Bukhari:

عن معاوية أنه قال سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ هَذَا الْأَمْرَ فِي قُرَيْشٍ لَا يُعَادِيهِمْ أَحَدٌ إِلَّا كَبَّهُ اللَّهُ عَلَى وَجْهِهِ مَا أَقَامُوا الدِّينَ رواه البخاري

 “Sesungguhnya urusan (pemerintahan/khilafah) ini ada di tangan Quraisy. Tidak seorang pun yang memusuhi mereka melainkan Allah akan menelungkupkannya wajahnya ke neraka, selama mereka menegakkan agama (Islam)”. (HR. Bukhari)

Hadis ini bukanlah celaan bagi orang yang tidak mengangkat orang Quraisy sebagai pemimpin, melainkan celaan bagi orang yang memeranginya. Selain itu, hadis-hadis di atas juga dinyatakan dalam bentuk isim jamid (bukan isim sifat) sehingga tidak dapat diambil mafhumnya. Dengan kata lain tidak berarti selain kabilah Quraisy tidak sah menduduki jabatan khilafah.

Selaian itu pula, hadis riwayat Imam al-bukhari di atas dinyatakan dalam bentuk umum, yakni lafadz al-amra (urusan pemerintahan) bukan hanya jabatan khalifah. Seandainya saja dari hadis itu boleh diambil mafhumnya, yakni selain orang Quraisy tidak boleh menduduki jabatan pemerintahan, niscaya Rasulullah Saw, tidak akan mengangkat Abdullah Bin Rawahah, Zaid Bin Haritsah, dan Usamah Bin Zaid dalam urusan pemerintahan, sebab para sahabat ini bukanlah dari kabilah Quraisy.


 

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post