Istiqomah Mengemban Dakwah


 Ahmad Rizal (Direktur ELFIKRA)


Mengemban dakwah adalah kewajiban tiap muslim. Dan hari ini Islam hadir dibawa oleh para ulama. Islam yang akan ditanamkan kepada umat bukan hanya Islam spiritual, tetapi Islam sebagai sistem hidup yang akan digunakan untuk mengatur berbagai urusan dan kemaslahatan umat.


Sementara itu, di tengah-tengah umat terdapat sistem non-Islam yang digunakan untuk mengatur kehidupan umat. Sistem yang salah dan bertentangan dengan Islam ini harus dijelaskan kesalahannya, dibongkar keburukan dan kezalimannya. Aksi itu diiringi dengan menjelaskan sistem Islam berikut bagaimana sistem Islam akan mengatur urusan, kepentingan dan kehidupan umat. Kemaslahatan umat pada faktanya banyak diabaikan oleh sistem dan penguasa yang tidak islami itu.


Namun, umat sering tidak memahami dan menyadari hal itu. Kepada umat harus dijelaskan kemaslahatan-kemaslahatan yang seharusnya mereka rasakan, dan bahwa hal itu diabaikan oleh sistem yang ada. Lalu harus dijelaskan kepada umat kemaslahatan mereka menurut pandangan Islam dan bagaimana Islam akan memenuhinya. Dengan semua itu, umat akan memiliki pemahaman dan kesadaran akan rusaknya sistem yang ada; sebaliknya mereka memahami benar dan baiknya sistem Islam.


Semua proses dakwah Islam niscaya akan mendapat tantangan dan halangan dari pihak-pihak yang tidak ingin sistem Islam tegak, baik dari dalam umat maupun musuh-musuh Islam. Mereka juga melakukan berbagai strategi dan makar untuk menghalangi tegaknya Islam sekaligus mempertahankan keadaan dan sistem yang ada. Karenanya, merupakan keharusan untuk menjelaskan dan membongkar makar, tipudaya dan strategi mereka. Dengan begitu, umat selamat dari makar mereka dan tidak bisa dijadikan alat oleh mereka. Ini merupakan bagian dari perjuangan politik (kifâh as-siyasî) yang harus dilakukan.


Tegaknya Khilafah mengharuskan adanya penyerahan kekuasaan oleh umat. Secara real kekuasaan umat berada pada simpul-simpul kekuasaan, yaitu para ahl al-quwwah (pemilik kekuatan). Semua aktivitas diatas harus dilengkapi dengan aktivitas menggalang nushrah (dukungan/kekuatan) dari ahl al-quwwah itu. Caranya adalah dengan mengontak mereka sekaligus menanamkan Islam, akidah dan sistemnya, serta meminta nushrah mereka untuk menegakkan sistem Islam (Khilafah). 


Ketika para ahl al-quwwah itu menjadikan Islam sebagai pemahaman, nilai dan keyakinan mereka, maka terjadilah proses seperti yang terjadi pada Rasulullah dalam Baiat Aqabah II, yaitu proses peralihan (penyerahan) kekuasaan. Dengan itu akan terealisasi tegaknya Khilafah dengan dibaiatnya seorang khalifah. Proses ini pasti akan terjadi dan mudah-mudahan akan berlangsung dalam waktu yang tidak lama lagi.

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post